2 Cara Mudah Cek NIK KTP Terdaftar Penerima Bansos Bulan Maret 2026 atau Tidak
Rheina Sukmawati March 02, 2026 08:11 PM

TRIBUNJABAR.ID - Simak cara mengecek apakah Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) bulan Maret 2026 atau tidak berikut ini.

Bansos adalah bantuan dari pemerintah untuk masyarakat kurang mampu yang terdiri dari beberapa program.

Ada berbagai jenis bansos, mulai dari bantuan uang tunai, jaminan kesehatan, hingga jaminan pendidikan.

Sementara, bansos reguler yang biasanya disalurkan setiap tahun berbentuk uang tunai yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kedua bansos tersebut memasuki pendistribusian tahap kedua pada Maret 2026.

Lantas, bagaimana cara mengecek penerima bansos?

Penting untuk dipahami bahwa sasaran bantuan ini adalah warga yang masuk dalam kelompok desil terbawah pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Mulai tahun lalu, DTSEN resmi digunakan sebagai basis rujukan utama pemerintah dalam penyaluran bantuan, menggantikan fungsi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga: Daftar Bansos Cair Bulan Maret 2026, Cek NIK KTP Terdaftar atau Tidak

Agar bisa menjadi penerima bansos, warga wajib memastikan bahwa NIK KTP mereka sudah tercatat secara resmi dalam sistem DTSEN.

Berikut adalah cara mengecek apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima bansos Maret 2026:

1. Cek Bansos Kemensos via situs cekbansos.kemensos.go.id 2025

  • Buka link: https://cekbansos.kemensos.go.id.
  • Pilih data wilayah: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan.
  • Masukkan nama sesuai KTP Isi kode captcha yang muncul.
  • Klik “Cari Data”.
  • Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.

2. Cek Bansos Kemensos via aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
  • Login atau daftar akun Pilih menu “Cek Bansos”.
  • Masukkan data sesuai KTP.
  • Jawab pertanyaan verifikasi.
  • Klik “Cari Data”.
  • Jika nama Anda muncul sebagai penerima, sistem menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan periode pencairan.

Bansos Cair Bulan Maret 2026

Berikut adalah daftar bansos cair bulan Maret 2026 selengkapnya:

1. PKH

PKH adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan untuk beberapa kategori dengan distribusi empat tahap dalam satu tahun.

Pada bulan Maret ini, PKH masih berada dalam tahap pertama bulan terakhir.

Artinya, bagi masyarakat terdaftar DTSEN yang belum mendapatkan PKH pada Januari atau Februari, kemungkinan akan mendapatkannya pada Maret 2026.

Berikut adalah besaran bantuan PKH per kategori:

  • Kategori Ibu Hamil/Nifas
    Rp750.000/tahap atau Rp3.000.000/tahun
  • Kategori Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun
    Rp750.000/tahap atau Rp3.000.000/tahun
  • Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat
    Rp225.000/tahap atau Rp900.000/tahun
  • Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat
    Rp375.000/tahap atau Rp1.500.000/tahun
  • Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat
    Rp500.000/tahap atau Rp2.000.000/tahun
  • Kategori Penyandang Disabilitas berat
    Rp600.000/tahap atau Rp2.400.000/tahun
  • Kategori Lanjut Usia
    Rp600.000/tahap atau Rp2.400.000/tahun
  • Kategori Korban Pelanggaran HAM Berat
    Rp2.700.000/tahap atau Rp10.800.000/tahun.

2. BPNT

BPNT adalah bantuan untuk kebutuhan pangan senilai Rp200.000 per bulan yang distribusinya bisa dilakukan bersamaan dengan program lain seperti PKH.

3. Beras 10 Kg + Minyak Goreng 2 L

Pemerintah juga berencana membagikan bansos beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter pada periode Februari–Maret 2026.

Dilansir dari Kompas.tv, DPR RI telah mendesak Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk segera menyalurkan bantuan pangan ini.

Baca juga: Cara Daftar Bansos 2026: Panduan Lengkap PKH dan BPNT Secara Online via HP maupun Offline

Terdapat 33,2 juta masyarakat yang ditargetkan mendapat bansos beras dan minyak goreng ini atau yang termasuk ke dalam desil I sampai IV pada DTSEN.

Secara kuantitas, untuk penyaluran dua bulan sekaligus, Perum Bulog akan mengeluarkan stok beras sebanyak 664,8 ribu ton dan minyak goreng 132,9 ribu kiloliter.

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.