Optimistis Herry IP Pesan Final Duluan, Ganda Putra Malaysia Ditumpuk Keraguan pada All England Open 2026
Wahid Fahrur Annas March 02, 2026 09:33 PM

BAM
Ganda putra nomor satu Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada semifinal Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (10/1/2026).

BOLASPORT.COM - Ganda putra Malaysia menurunkan wakil cukup banyak yakni delapan pasangan pada All England Open 2026.

Lima di antaranya merupakan pasangan pelatnas tim bulu tangkis Malaysia dan tiga lainnya merupakan ganda putra independen.

Pasangan unggulan tertinggi ganda putra Malaysia dipegang oleh Aaron Chia/Soh Wooi Yik sebagai favorit kedua.

Chia/Soh menjadi unggulan kedua, di bawah pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

Meski demikian, mereka memulai tur Eropa dengan tampil pada German Open 2026 sebagai pemanasan jelang All England Open 2026.

Namun, Chia/Soh menelan hasil buruk setelah terhenti pada babak 16 besar yang padahal berstatus sebagai turnamen BWF World Tour Super 300 itu.

Akan tetapi, pelatih ganda putra Malaysia yakni Herry Iman Pierngadi tak khawatir dengan hasil minor yang didapat anak didiknya.

Pelatih asal Indonesia itu bahkan tetap optimistis Chia/Soh mampu bangkit pada All England Open 2026.

"Saya optimistis mereka bisa mencapai level maksimal di All England dan bermain sesuai dengan performa terbaik mereka minggu depan," ucap Herry IP.

"Kami tidak mencari alasan untuk kekalahan (di German Open)," ujarnya.

Jauh sebelum itu, Herry IP bahkan sudah yakin Chia/Soh mampu menembus babak final All England Open tahun ini.

Herry mengharapkan final ideal terjadi antara ganda putra nomor satu dan dua dunia seperti laga puncak Malaysia Open 2026.

“Saya berharap dua pasangan terbaik dunia akan bertemu lagi di final,” kata Herry soal peluang final ganda putra di All England Open 2026.

"Saya yakin Aaron/Wooi Yik memiliki peluang," ujarnya, seperti dilansir BolaSport.com dari TheStar, pada akhir bulan Januari.

"Kita bisa melihat di final Malaysian Open bahwa mereka hanya membutuhkan sedikit lebih banyak," ujarnya.

Namun, pengamat olahraga Malaysia yakni Zakaria Rahim tak ingin publik Negeri Jiran berekspektasi terlalu tinggi.

Zakaria Rahim menyebut penampilan pebulu tangkis Malaysia mengecewakan setelah tak ada yang berhasil mencapai semifinal German Open 2026.

“Kekecewaan tentu saja melanda kubu bulu tangkis nasional, terutama para penggemar, ketika tidak satu pun perwakilan Malaysia berhasil melaju ke semifinal German Open yang hanya merupakan ajang Super 300," kata Zakaria, dilansir dari Berita Harian.

"Kekecewaan ini ada karena besok mereka juga akan berada di Birmingham untuk mengikuti All England yang lebih menantang, Super 1000. Di Super 1000, semua pemain peringkat teratas dunia wajib hadir,” katanya.

Menurut Zakaria, tantangan pada All England Open jauh lebih sulit mengingat ini adalah turnamen Super 1000 yang mempertemukan semua pemain peringkat teratas dunia.

Meskipun ganda putra Malaysia akan memiliki delapan wakilnya pada ganda putra.

Mereka adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, Aaron Tai/Kang Khai Xing, Junaidi Arif/Roy King Yap, Choong Hon Jian/Muhammad Haikal sebagai pasangan di bawah naungan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM).

Serta tiga pasangan independen yakni Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani, Nur Mohd Azriyn Ayun/Tan Wee Kiong, dan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Namun, Zakaria menambahkan akan mengecewakan jika tidak ada satu pun pasangan tersebut yang mampu setidaknya melaju ke semifinal atau final pada turnamen paling tertua di dunia itu.

"Di Inggris, situasinya lebih menantang. Jadi mereka tidak punya pilihan selain bangkit dan melakukan sesuatu untuk mengatasi kekecewaan para penggemar bulu tangkis nasional," ucap Zakaria.

"Malaysia memiliki perwakilan terbanyak di sektor ganda putra, yaitu tujuh pasangan."

"Akan sangat mengecewakan jika tidak ada satu pun dari mereka yang lolos ke final atau setidaknya semifinal," jelasnya.

Menurutnya, harapan utama akan tertumpu pada Chia/Soh dan Goh/Nur.

"Harapan tertumpu pada Aaron Woi Yik dan FeiDin karena mereka termasuk di antara pasangan terkuat di dunia dan masuk dalam daftar unggulan," ucap Zakaria.

"Pasangan nasional lain yang mendapat unggulan, Man Tee, juga diharapkan dapat membawa kegembiraan bagi Malaysia."

"Namun, Man/Tee tidak berpartisipasi di German Open sehingga tingkat persiapan mereka tidak diketahui," kata Zakaria.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.