Try Sutrisno Dimakamkan di Sisi Makam BJ Habibie dan Ani Yudhoyono
Dwi Rizki March 02, 2026 08:17 PM

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORAN - Jenazah Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan pada Senin (2/3/2026).

Adapun makam Try Sutrisno tepatnya berada di blok M nomor 131. 

Keberadaan liang lahat almarhum di sisi makam mantan kepala staf angkatan darat (KSAD) Pramono Edhie Wibowo dan Kristiani Herrawati atau lebih dikenal dengan nama Ani Yudhoyono, istri dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Lokasi itu juga berdekatan dengan pusara Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, serta istrinya, Hasri Ainun Besari.

Sementara itu, sejumlah keluarga, kerabat, purnawirawan TNI, serta tokoh nasional turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Di antaranya Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan dan SBY.

Luhut mengenang almarhum Try Sutrisno sebagai sosok panutan yang memberikan keteladanan bagi generasi muda Indonesia.

Ia sempat mengisahkan kedekatannya dengan Try sejak masih aktif di militer. 

Luhut mengingat momen ketika keduanya berjalan kaki mendaki kawasan Gunung Halimun saat dirinya masih berpangkat kolonel.

“Saya waktu itu masih kolonel, meskipun beliau sempat terjatuh waktu itu tapi beliau memberikan keteladanan, contoh yang hari ini terus kitu tiru sampai sekarang,” ujar Luhut, kepada wartawan, usai prosesi pemakaman di TMP Kalibata, Senin.

Baca juga: Jemaah Umroh Asal Depok Ungkap Kondisi Bandara Jeddah di Tengah Perang AS-Israel VS Iran

Menurut Luhut, Try merupakan figur yang baik dan layak dijadikan panutan, terutama dalam hal loyalitas terhadap negara dan kepemimpinan. 

Ia mengaku banyak belajar mengenai loyalitas dari mantan Wakil Presiden tersebut.

“Pak Try seorang yang baik, panutan. Loyalitas beliau sangat teguh kepada Presiden waktu itu. Saya banyak belajar dari beliau,” katanya.

Luhut juga menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Try. 

Ia mengaku sempat beberapa kali bertemu dengan keluarga almarhum, termasuk pertemuan terakhir yang menurutnya penuh kesan.

“Tadi saya bertemu Ibu Try. Kami merasa sangat sedih beliau sudah pergi. Mudah-mudahan Ibu Try dan keluarga diberi kekuatan,” ucapnya.

Ia menambahkan, meskipun dalam beberapa waktu terakhir Try diketahui dalam kondisi sakit, semangat juangnya tetap tinggi.

“Beliau selalu merasa tetap sehat, tetap punya fighting spirit yang tinggi. Walaupun kita tahu beliau sakit, tapi semangatnya luar biasa,” tutur Luhut.

Luhut berpesan agar generasi muda meneladani sikap dan perilaku Try, khususnya dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita anak-anak muda harus mencontoh perilaku Pak Try. Beliau selalu bicara soal persatuan dan kesatuan, jangan gampang mencerca. Dengarkan baik-baik, lihat data yang ada. Saya kira Pak Try memberikan contoh yang sangat baik soal itu,” katanya.

Sementara itu, SBY menyebut Try Sutrisno sebagai sosok prajurit dan patriot yang telah memberikan teladan, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Beliau prajurit dan patriot. Beliau pemimpin. Beliau contoh teladan di keluarga. Dan di atas segalanya, beliau negarawan,” ujarnya.

Menurut dia, dedikasi dan kepemimpinan Try Sutrisno mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang patut dihormati. 

Ia menilai mantan Wakil Presiden RI tersebut tidak hanya berperan dalam institusi militer, tetapi juga dalam perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Upacara Militer

Upacara pemakaman secara militer berlangsung khidmat dengan diawali tembakan salvo.

Pantauan Warta Kota di lokasi, jenazah tiba di TMP Kalibata sekira pukul 13.18 WIB. 

Setibanya di lokasi, delapan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) mengangkat peti jenazah dari ambulans dan membawanya menuju pusara di blok M. 

Prosesi berlangsung khidmat. Peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih dibawa menggunakan keranda besi. 

Seorang prajurit TNI membawa foto almarhum, sementara prajurit lainnya tampak membawa karangan bunga.

Iringan drum band mengantar jenazah memasuki kompleks pemakaman hingga prosesi pemakaman dilaksanakan.

Upacara pemakaman dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto yang didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming. 

"Semoga jalan dharma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua dan arwahnya mendapat tempat yang terbaik di sisi Tuhan. Jakarta, 2 Maret 2026 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto," ujar Prabowo, saat menjadi Inspektur Upacara. 

Tembakan salvo dan doa dari keluarga dan kerabat mengiringi penghormatan terakhir bagi jenazah.

Hujan deras turun ketika prosesi upacara militer mengiringi pemakaman Try Sutrisno.

Langit kelabu menambah suasana haru ketika penghormatan terakhir diberikan kepada almarhum.

Sesekali gemuruh terdengar dari kejauhan. 

Meski begitu, prosesi pemakaman tetap terus berjalan.

Menteri Agama Nasarudin Umar menjadi pembaca doa dalam prosesi pemakaman kali ini.

Sebelum meninggalkan tempat pemakaman, Prabowo sempat menabur bunga di pusara Try Sutrisno.

Kemudian, taburan bunga diikuti oleh keluarga besar Try Sutrisno.

Sejumlah keluarga, kerabat, purnawirawan TNI, serta tokoh nasional turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Hadir dalam prosesi pemakaman eks Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, eks Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Lalu Pakar Telematika yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo.

Disalatkan di Masjid Agung Sunda Kelapa

Sebelumnya, ratusan pelayat telah memadati area Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh militer sekaligus negarawan tersebut.

Peti jenazah berwarna putih yang diselimuti bendera Merah Putih tiba di dalam masjid dan langsung disiapkan untuk pelaksanaan salat jenazah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang ikut menunaikan salat jenazah bersama para pelayat.

Suasana hening terasa ketika ratusan jamaah berdiri rapat, mengiringi doa-doa yang dipanjatkan untuk almarhum.

Kehadiran para tokoh lintas generasi mencerminkan penghormatan besar atas pengabdian panjang Try Sutrisno bagi bangsa dan negara.

Sejumlah tokoh politik dan pejabat juga tampak hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hingga Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat.

Usai salat jenazah, prosesi dilanjutkan dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara dalam upacara militer. Panglima TNI Agus Subianto memimpin langsung prosesi tersebut, menandai penghormatan negara atas jasa dan pengabdian almarhum.

Dengan iringan doa para pelayat, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata untuk dimakamkan secara militer.

Prosesi berlangsung penuh penghormatan, meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta masyarakat yang hadir melepas kepergian salah satu putra terbaik bangsa. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.