TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Maranatha meresmikan Ruang SADE (Sensory Adaptive Dental Environment) pada 27 Februari 2026. Peresmian ini merupakan bagian peringatan HUT ke-13 RSGM Maranatha, diawali dengan seminar “Sensory Adaptive Dental Environment: Gigi Sehat Tanpa Cemas”, di Aula RSGM Maranatha.
Ruang SADE merupakan inovasi layanan kesehatan gigi dengan pendekatan sensori adaptif yang masih relatif baru di Indonesia.
Ruang ini dirancang untuk menciptakan lingkungan perawatan yang lebih nyaman, khususnya bagi anak-anak yang mengalami kecemasan, ketakutan, atau memiliki kebutuhan khusus seperti gangguan pemrosesan sensorik (SPD) dan autisme.
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Maranatha, drg. Surya Dinata, Sp.KGA. mengatakan bahwa Ruang SADE di RSGM Maranatha dikembangkan berdasarkan penelitian berkolaborasi dengan Fakultas Humaniora dan Industri Kreatif (FHIK) Maranatha.
Penelitian mengenai SADE ini adalah yang pertama di Indonesia.
Inisiator Ruang SADE RSGM Maranatha tersebut menjelaskan, ruang SADE dirancang berdasarkan kebutuhan sensorik pasien dengan tujuan menurunkan tingkat kecemasan dan perilaku agresif saat perawatan gigi.”
Konsep ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2018 dan terus dikembangkan hingga kini.
Dukung Preventive Dentistry
Pada kesempatan tersebut, Asep Kamal Sahroni, Apt., M.H., M.Farm. mewakili Ketua PDGI Kota Bandung menyampaikan apresiasi atas kontribusi RSGM Maranatha selama 13 tahun dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat.
“Kita tidak hanya merawat gigi, tetapi juga merawat rasa aman dan kepercayaan pasien, khususnya pasien anak dan pasien berkebutuhan khusus,” ujarnya.
Direktur RSGM Maranatha, drg. Grace Monica Santoso, M.K.M. mengemukakan bahwa pengembangan Ruang SADE menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan yang lebih inklusif dan preventif.
Hal ini dilatarbelakangi kebutuhan penanganan pasien anak berkebutuhan khusus yang semakin meningkat.
“Sebagai rumah sakit pendidikan utama dari Fakultas Kedokteran Gigi Maranatha, RSGM Maranatha berharap inovasi ini dapat mendukung visi preventive dentistry, mendorong anak-anak untuk lebih berani memeriksakan kesehatan gigi sejak dini,” ujar drg. Grace.
Sementara itu, Dekan FKG Maranatha, Prof. Dr. drg. Vinna Kurniawati Sugiaman, M.Kes., PBO. menambahkan bahwa Ruang SADE tidak hanya berdampak pada pelayanan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa kedokteran gigi UK Maranatha.
“Ruangan ini saya harapkan bisa menjadi dan menambah banyak pengetahuan untuk mahasiswa, dan dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa FKG dalam menangani pasien,” tuturnya.