500 Anak Terharu Nikmati Bukber Yatim Fest di Hotel Mercure Samarinda
Miftah Aulia Anggraini March 02, 2026 11:08 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sebanyak 500 anak yatim tampak terharu sekaligus bahagia saat mengikuti buka puasa bersama dalam rangkaian Yatim Fest Ramadan 2026 di Ruang Crystal Grand Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Minggu (1/3/2026).

Suasana hangat dan penuh empati terasa sejak siang hingga malam, menghadirkan momen kebersamaan yang membekas bagi para peserta.

Kegiatan yang digelar oleh Pola Pertolongan Allah Samarinda ini menghadirkan total sekitar 1.000 peserta, terdiri dari 500 anak yatim dan 500 bunda yatim.

Tahun ini, konsep acara mengusung tema "Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya".

Baca juga: Yatim Fest 2025, Fuad Fakhruddin Turut Serta Santuni 500 Anak Yatim

Pendiri The Yatim Village, Angga Johan Saputra, menyampaikan kajian Ramadan 2026 yang menggugah emosi. 

Ia menekankan bahwa kehilangan orang tua bukan akhir dari segalanya, melainkan bisa menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah.

"Sadar gak, ternyata yang membuat kita bisa bertahan sejauh ini bukan karena kita kuat tapi justru kita pernah merasakan. Luka yang sama, lalu pulih karena cahaya," tutur Angga.

Ia juga aktif menyapa anak yatim, memberi dukungan moral agar mereka berani bermimpi dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian hidup.

Baca juga: YAI Samarinda Muliakan 500 Anak  Melalui Yatim Fest Ramadhan 

Ketua Pelaksana PPA Samarinda, Lukman, mengatakan Yatim Fest tahun ini memiliki sejumlah perbedaan dibanding empat penyelenggaraan sebelumnya.

Salah satunya adalah pertunjukan teater dari mahasiswa Universitas Mulawarman yang disesuaikan dengan tema kegiatan.

"Perbedaannya yang pertama itu kita tahun ini ada pertunjukan teater dari Kampus Unmul, temanya sesuai dengan tema kita Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya dihadiri 500 kemudian bersama bunda Yatimnya itu sekitar 500, jadi totalnya 1000 orang yang hadir. Kalau anak yatim mana aja intinya gini yang kami undang itu rata-rata mandiri jadi tidak terafiliasi dengan yayasan atau dengan panti tertentu di seluruh wilayah Samarinda, Balikpapan, sekitar Kalimantan Timur yang lainnya, memang ada dari panti tapi tidak banyak," jelasnya.

Panitia yang berjumlah sekitar 50 orang juga menyiapkan berbagai hadiah, mulai dari sepeda listrik, sepeda manual, hingga tali asih dan bingkisan sembako serta perlengkapan rumah tangga.

Baca juga: Yatim Fest Bakal Digelar Rutin, Berbagi Kebahagiaan Bersama 500 Anak Yatim

Kegiatan ini turut berkolaborasi dengan komunitas dokter berbagi yang memberikan edukasi kebersihan diri kepada anak-anak.

Menjelang berbuka, anak-anak diatur rapi untuk mengambil takjil.

Setelah salat Magrib berjamaah, mereka menikmati hidangan menu Nusantara seperti sate, capcai, soto ayam, semur daging sapi, ayam olahan, aneka buah dan minuman.

Ahmad Nur Amal (13), salah satu peserta, mengaku terharu mengikuti kegiatan tersebut.

"Saya kangen banget gak pernah ketemu sama bapak saya meninggal saat umur saya 2 tahun," ujarnya.

Baca juga: Ratusan Anak Hadiri Yatim Fest 1445 H di Samarinda, Untuk Diri yang Rindu Bertemu Nabi

Meski begitu, ia merasa senang bisa merasakan kebersamaan bersama ratusan teman sebaya.

"Tapi selain haru saya juga senang, acaranya dari siang sampai malam sehabis berbuka puasa, salat magrib berjamaah dan buka puasa bersama seru, ada gamesnya. Makanannya enak dan ada dorprize juga," terangnya.

Ia berharap ayahnya yang telah tiada bisa merasakan kebahagiaan yang ia rasakan.

"Semoga ayah saya di alam-Nya bisa merasain senangnya juga kita di bulan Ramadan 2026 seperti disini sedang banyak teman, dengan kita doakan kirim bacaan Alquran," terangnya.

Baca juga: YAI Samarinda Gelar Yatim Fest 1445 H di Ballroom Hotel Mercure, Hari Sumitro Harap Rutin Diadakan

Hal serupa disampaikan Muhammad Abizar Al Ghifari (11) yang mengaku masih sering merindukan sosok ayahnya.

"Saya sering terbawa mimpi saja karena selalu kangen," ucapnya.

Yatim Fest Ramadan 2026 tak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga ruang penguatan mental dan spiritual bagi anak yatim agar bangkit dari luka dan tumbuh menjadi pribadi yang membawa cahaya bagi sekitarnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.