Euforia Veda Diwarnai Ungkapan Getir Rekan Setim yang Terselamatkan dari Finis Posisi Paling Belakang di Thailand
Agung Kurniawan March 03, 2026 12:33 AM

HONDA TEAM ASIA
Pembalap Honda Team Asia, Zen Mitani, sebelum beraksi pada Moto3 Thailand 2026, Minggu (1/3/2026)

BOLASPORT.COM - Honda Team Asia masih memiliki pekerja besar meski mereka berhasil tampil optimal pada Moto3 Thailand 2026 melalui performa Veda Ega Pratama.

Moto3 Thailand 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin di Sirkuit International Chang, Buriram, menjadi gerbang persaingan panas pada musim ini.

Sorotan tertuju kepada Honda Team Asia di mana mereka mengandalkan para debutan untuk mengarungi musim ini bersama Veda Ega Pratama dan Zen Mitani.

Kendati berlabel sebagai rookie atau pendatang baru, Veda menunjukkan potensinya di lintasan dengan tampil kompetitif sejak hari pertama bergulir.

Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut melejit dan lolos langsung ke kualifikasi 2 sebelum menyudahi rentetan aksinya di seri pertama dini di tempat kelima.

Berbeda dengan Veda yang bahkan sempat bersaing di zona podium dalam balapan 19 lap itu, Zen Mitani selaku rekan setimnya justru mengalami kesulitan.

Rider asal Jepang itu belum berhasil menunjukkan daya saingnya di mana dia harus mengawali aksinya dari posisi start ke-26 atau paling belakang.

Akan tetapi, Mitani sempat melejit pada awal lomba dengan meningkatkan posisinya hingga menembus urutan ke-16 sebelum akhirnya turun lagi.

Alhasil, Mitani tak mampu meningkatkan ritmenya dan harus puas finis di posisi ke-22 dari total 24 rider yang mampu menyelesaikan lomba.

Hasil ini tentu mengecewakan bagi Mitani terlebih melihat Veda sebagai rekan setimnya mampu mendulang poin dan sempat bersaing di posisi podium.

Ungkapan kecewa ditunjukkan Mitani di mana dia merasa ada beberapa kendala yang membawa pengaruh bagi penurunan performanya di lintasan.

Kendati demikian, dia juga mengambil sisi positif dari penampilannya yang dinilai sudah mumpuni terutama saat melakukan start.

"Awalnya cukup bagus karena saya memulai dari posisi ke-26 dan dengan cepat naik ke sekitar posisi ke-16–17," kata Mitani, melalui pres rilis Honda Team Asia.

"Itu sebenarnya start terbaik saya tahun ini, jadi saya senang dengan itu."

'Tetapi setelah tujuh atau delapan lap, saya tidak bisa lagi mengendalikan ban dan begitu cengkeraman ban menurun, saya tidak bisa memacu seperti sebelumnya."

"Saya mencoba mengikuti kelompok di depan tetapi itu tidak mungkin karena saya tidak memiliki kecepatan yang cukup saat itu."

"Namun demikian, saya belajar banyak dan saya pikir kita bisa lebih kuat di Brasil," tuturnya menambahkan.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama memberikan penilaian yang berbeda kepada Mitani di mana dia tak menutup mata dengan kesulitan salah satu pembalapnya itu.

Terlepas dari hasil yang kurang memuaskan, Aoyama menilai tidak terlalu kecewa dengan Mitani mengingat dia masih memiliki waktu yang panjang untuk belajar.

Hal tersebut juga berlaku bagi Veda yang sudah membuktikan potensinya terlebih dulu untuk tim ini.

"Bagi Zen Mitani, balapan agak berbeda, di awal, ia tampil kuat dan berhasil menyalip beberapa pembalap, menunjukkan kecepatan yang sangat baik," kata Aoyama.

"Di tengah balapan, tidak mudah baginya untuk mempertahankan kecepatan tersebut."

"Tetapi secara keseluruhan, saya sangat senang karena kedua pembalap berhasil finis dan mendapatkan pengalaman penting."

"Pada tahap ini, hal itu sangat penting untuk perkembangan mereka, sekarang kita fokus pada balapan selanjutnya," imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.