Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Prabowo Panggil Bahlil Bahas Minyak Imbas Penutupan Selat Hormuz
Eri Ariyanto March 03, 2026 01:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perang yang semakin memanas antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah mengubah kondisi geopolitik dan pasar energi global dalam hitungan hari, dimulai dari serangan militer bersama yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran hingga serangan balasan Teheran yang menyasar aset militer dan jalur pelayaran strategis. 

Konflik ini memicu penutupan efektif Selat Hormuz, jalur vital yang mengangkut sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, sehingga mengganggu aliran ekspor minyak dan bahan bakar global. 

Akibatnya, harga minyak mentah dunia meroket signifikan, dengan Brent dan WTI mencatat lonjakan dua digit dalam beberapa sesi perdagangan terakhir.

Di tengah dinamika ini, Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana untuk membahas antisipasi dampak ketegangan Timur Tengah terhadap pasokan energi dan stabilitas harga BBM di Indonesia. 

Pemerintah menilai kebutuhan untuk memetakan skenario cadangan, impor, dan jalur suplai alternatif mengingat Indonesia adalah negara importir minyak. 

Pembahasan ini juga mencakup mekanisme menanggulangi potensi gangguan distribusi akibat turunnya trafik kapal tanker melalui Hormuz.

Di tingkat domestik, pejabat ESDM menegaskan cadangan BBM nasional relatif aman untuk sekitar 20 hari operasional, namun tetap mencermati perkembangan pasar global.

Tekanan harga minyak dunia yang meningkat bisa berdampak langsung pada harga BBM, inflasi, dan anggaran negara bila konflik berkepanjangan tidak segera mereda.

Baca juga: Profil Mahmoud Ahmadinejad, Presiden ke-6 Iran Tewas Diserang Israel-AS, Meninggal Bersama Pengawal

Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan beberapa menteri lain ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Bahlil mengatakan, kedatangannya sekaligus untuk melaporkan soal pasokan minyak dunia pasca penutupan Selat Hormuz, Iran.

"Mungkin menyangkut dengan kondisi terkini, geopolitik ya, menyangkut dengan penutupan Selat Hormuz Iran karena ini juga antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sebelum Lebaran," ungkap Bahlil, di Istana, Jakarta.

Sebagai informasi, Iran dilaporkan menutup Selat Hormuz sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Bahlil belum bicara banyak ke media soal teknis yang akan disampaikannya ke Prabowo.

Kementerian ESDM juga akan melakukan rapat terkait ini bersama Dewan Energi Nasional (DEN) RI.

"Nanti, saya besok insya Allah akan rapat Dewan Energi Nasional. Rapat dulu baru saya laporkan," ujar dia.

PRESIDEN PRABOWO - Dedi Mulyadi dukung gagasan Prabowo soal gentengnisasi, sang gubernur singgung soal sejarah dan warisan budaya.
PRESIDEN PRABOWO - Presiden RI Prabowo Subianto memanggil Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan beberapa menteri lain ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).. (KOMPAS.com)

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang juga mengatakan, kemungkinan pembahasan akan membahas soal kondisi pangan pascaperang di Timur Tengah.

"Antisipasi pangan pasca perang timur tengah. Nanti lah. Rapat dulu ya," ucap dia.

Diketahui, Iran menjadi sasaran serangan Israel dan AS pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat.

Israel menjadi pihak yang pertama kali mengonfirmasi bahwa negaranya resmi menyerang Iran.

Tak lama kemudian, Presiden AS Donald Trump secara resmi mengumumkan bahwa Negeri Paman Sam bergabung dengan Israel serang Iran.

Perang Israel dan Amerika dengan Iran ditandai dengan misil-misil yang menghujani langit Teheran.

Beberapa roket mengenai sejumlah titik vital, salah satunya kediaman di lingkungan Narmak, Teheran, tempat mantan presiden Mahmoud Ahmadinejad tinggal.

Iran pun langsung membalas serangan Israel dan AS dengan menembakkan sejumlah misil ke lokasi yang terkait dengan operasi militer AS.

Beberapa pangkalan udara AS yang diserang adalah Al Udeid di Qatar, Pangkalan udara Al-Salem di Kuwait, Pangkalan udara Al-Dhafra di Uni Emirat Arab, dan Markas Armada Kelima AS di Bahrain.

(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.