TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketegangan militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu kekacauan besar di sektor penerbangan internasional, dengan banyak rute ditutup dan jadwal penerbangan mendadak dibatalkan.
Situasi ini berdampak langsung pada tiga artis Indonesia yang tengah berada di luar negeri, membuat kepulangan mereka terpaksa tertunda di tengah ketidakpastian.
Bandara-bandara transit utama yang biasa menjadi jalur pulang mereka kini mengalami penutupan total, memaksa mereka menunggu berhari-hari di ruang tunggu dan hotel transit.
Kondisi ini terjadi di tengah padatnya aktivitas mereka di luar negeri, baik untuk pekerjaan, proyek, maupun liburan, menambah tekanan dan rasa frustrasi.
Beberapa dari mereka dilaporkan kesulitan mencari jalur alternatif dan harus menunda berbagai jadwal penting di Indonesia.
Manajemen artis pun bekerja keras mengatur ulang rencana perjalanan, sambil memastikan keselamatan dan kenyamanan klien tetap menjadi prioritas utama.
Situasi ini menegaskan bagaimana konflik global dapat langsung memengaruhi kehidupan pribadi dan profesional warga Indonesia, termasuk figur publik.
Sambil menunggu kepastian jadwal baru, para artis tersebut tetap berusaha tenang dan menjaga komunikasi dengan tim mereka, berharap bisa segera kembali ke tanah air.
Baca juga: Karier Tamat, Nasib Pelaku Pembacok Mahasiswi UIN Suska Riau di Ujung Tanduk, Terancam Penjara & DO
Seperti diketahui, situasi di Timur Tengah memanas setelah Israel dan AS menyerang wilayah Iran pada 28 Februari 2026.
Usai serangan tersebut, kondisi di wilayah Timur Tengah pun bergejolak.
Beberapa penerbangan di wilayah Timur Tengah menuju ke Indonesia pun dibatalkan.
Hal itu ternyata berdampak pada nasib sejumlah WNI di Timur Tengah yang terjebak tidak bisa pulang ke tanah air sementara waktu.
Tak cuma WNI biasa, ternyyata ada juga artis yang sedang berada di wilayah Timur Tengah. Bagaimana nasib mereka?
Sosok artis pertama yang disorot karena sedang berada di Timur Tengah adalah Agnez Mo.
Saat ini Agnez sedang berada di Dubai.
Lantaran sedang berada di kawasan Uni Emirat Arab, Agnez sempat dikabarkan terjebak di tengah perang yang terjadi.
Menjawab isu tersebut, Agnez pun mengungkap kondisinya di Dubai di tengah situasi memanas di Timur Tengah.
Diakui Agnez, ia memang banyak dapat chat dari sahabat dan timnya soal kondisinya di Dubai.
"Aku telah menerima begitu banyak DM dan teks. Banyak teman, tim penariku, dan beberapa orang terdekat mengirim pesan karena sangat khawatir setelah membaca headline yang sama sekali tidak benar," pungkas Agnez.
Namun ditegaskan Agnes, kondisinya aman-aman saja.
Guna menenangkan penggemar dan keluarganya, Agnez mengurai pesan.
Bahwa ia akan jadi orang pertama yang mengabarkan kepada publik jika situasi buruk menimpanya.
"Aku aman, dan jika terjadi sesuatu, aku pastikan akan menjadi orang pertama yang memberi tahu kalian," ujar Agnez.
Sementara Agnez Mo mengaku aman di tengah perang, dua artis lainnya yang juga sedang berada di Timur Tengah mengurai kabar lain.
Mereka adalah pasangan suami istri Meisya Siregar dan Bebi Romeo.
Di tengah perang yang berkecamuk antara Iran vs AS dan Israel, Meisya dan Bebi rupanya tengah berada di Makkah, Arab Saudi.
Meisya dan Bebi sedang melaksanakan ibadah umroh.
Sama seperti Agnez, Meisya dan Bebi mengabarkan bahwa kondisi mereka aman.
Keduanya bahkan tetap khusyuk melaksanakan serangkaian ibadah umroh di tengah perang yang memanas.
Namun di momen tenang usai ibadah umroh, Meisya sempat didera rasa kecewa karena kepulangannya tertahan.
Sedianya Meisya dan Bebi pulang ke tanah air pada hari ini, Senin (2/3/2026).
Tapi karena situasi di Timur Tengah sedang memanas, penerbangan Meisya dan Bebi pun dibatalkan.
Mengetahui hal tersebut, Meisya syok seraya bingung karena terancam sulit pulang ke Indonesia.
"Trus, nasib kite gimana ini pesawat di cancel ga bisa pulang ??? Airspace UEA closed untuk waktu yg ga pasti," pungkas Meisya dalam unggahannya di Instagram.
Meski begitu, Meisya menyerahkan nasibnya kepada Allah SWT.
Meisya percaya anak-anaknya akan dijaga oleh Yang Maha Kuasa.
Meisya pun mengaku sempat putus asa soal tiket kepulangannya yang sulit didapatkan.
Hal itu karena beberapa maskapai penerbangan ke Indonesia dibatalkan.
"Doain yah temen2, Allah kasih Qadar yg baik untuk para jamaah yg ga bisa pulang ...
jujur kita msh clueless nih ...
berserah aja di rumah Allah.
Allah jaga anak2, dan kasih plan yg terbaik," imbuh Meisya.
Sembari menjalankan puasa dan menyelesaikan ibadah umroh, Meisya pun terus berburu tiket pulang.
Hingga akhirnya Meisya dapat titik terang yakni ia bisa pulang ke tanah air pada esok hari, Selasa (3/3/2025).
"Abis war tiket lanjut traweh di kamar. Alhamdulillah bs goler," kata Meisya.
"Dapet nih aku direct tgl 3. Bismillah yah," sambungnya.
(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)