BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Barito Putera akhirnya mengakhiri tren negatifnya usai memastikan kemenangan atas Deltras FC pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (1/3/2026) malam.
Bertanding di markas lawan di Sidoarjo, Laskar Antasari tampil efektif dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2-0.
Hasil ini terasa spesial lantaran Barito sebelumnya melewati enam pertandingan tanpa kemenangan.
Pelatih Barito, Stefano Cugurra, pun membuktikan janjinya untuk membawa tim kembali ke jalur positif.
“Pasti kita senang bisa menang hari ini. Kita sudah lumayan lama tidak menang di kompetisi. Hasil hari ini sangat positif,” ujarnya, Senin (2/3/2026)
Dia menegaskan, kemenangan di Sidoarjo bukan perkara mudah. Deltras dinilai sebagai tim dengan kualitas mumpuni dan organisasi permainan yang rapi.
“Kita tahu kualitas Deltras, tim bagus. Kita harus kerja sangat keras, main dengan semangat tinggi. Syukur kita bisa menang,” katanya.
Tambahan tiga poin membuat Barito kini mengoleksi 41 poin dan naik ke posisi dua klasemen sementara Grup 2 (Grup Timur).
Mereka sukses menyalip Persipura Jayapura dan menjaga jarak dengan pesaing di bawahnya.
Sementara itu, Deltras harus tertahan di peringkat lima dengan 33 poin.
Puncak klasemen masih ditempati PSS Sleman dengan 45 poin. Di posisi ketiga ada Kendal Tornado FC yang mengemas 40 poin, jumlah yang sama dengan Persipura di peringkat keempat.
Coach Teco menyebut, peluang timnya untuk terus bersaing masih terbuka lebar.
“Sekarang kita nomor dua. Untuk bertahan kita masih punya enam pertandingan sampai selesai kompetisi. Kita fokus satu per satu,” ucapnya.
Dia menatap laga kandang berikutnya dengan optimisme. Jika mampu kembali meraih kemenangan, posisi Barito diyakini akan semakin kokoh, bahkan berpeluang menekan pemuncak klasemen.
“Kalau kita menang lagi di rumah dan PSS Sleman kalah, kita bisa naik ke nomor satu juga,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan perjalanan belum mudah. Seluruh tim akan menghadapi jeda kompetisi hampir satu bulan ke depan.
Barito pun berencana memberikan waktu libur singkat kepada para pemain, terutama yang berasal dari luar Banjarmasin, agar bisa berkumpul dengan keluarga.
“Pertama kita kasih beberapa hari libur. Banyak pemain bukan dari Banjarmasin, jadi mereka bisa pulang ke rumah, ke keluarga. Setelah itu kita kerja keras lagi di latihan, perbaiki yang masih kurang,” tuturnya.
Kemenangan di Sidoarjo menjadi sinyal kebangkitan Laskar Antasari. Setelah sempat terseok, Barito kini kembali dalam perburuan papan atas bahkan membuka peluang menatap posisi puncak jika konsistensi mampu dijaga hingga akhir musim. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)