BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Ratusan anak mengikuti kegiatan khitan massal gratis yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat TP PKK Tapin tersebut merupakan rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Khitan massal dibuka secara resmi oleh Bupati Tapin H Yamani.
Turut hadir Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin Noor Ifansyah SKM, Ketua Baznas Tapin, Kapolsek Tapin Utara, Ketua IDI Tapin, para camat, jajaran TP PKK, tenaga kesehatan, organisasi profesi apoteker, serta PPNI Tapin.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Tapin, Puluhan Rumah di Kecamatan Binuang Rusak
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin, Noor Ifansyah, mengungkapkan kegiatan ini menargetkan sebanyak 150 peserta yang berasal dari 12 kecamatan se-Kabupaten Tapin.
“Yang sudah terdaftar sebanyak 125 anak. Masih ada tambahan dari beberapa kecamatan yang baru mendaftar. Insyaallah target 150 peserta bisa tercapai,” ujarnya.
Noor Ifansyah menambahkan, peserta yang mengikuti khitan massal berasal dari berbagai kelompok usia.
“Peserta termuda berusia lima tahun dari Kecamatan Tapin Utara, sedangkan yang tertua berusia 30 tahun dari Kecamatan Lokpaikat,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, sekaligus membantu meringankan beban orangtua, terutama di bulan Ramadan.
Sementara itu, Bupati Tapin H Yamani mengapresiasi sinergi TP PKK dan Dinas Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Baca juga: Jam Digital di Masjid-Masjid Tapin Makin Canggih, Tak Sekedar Penunjuk Waktu Salat
Bupati Tapin H Yamani berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak warga di seluruh kecamatan di Kabupaten Tapin.
Sejak pagi, para peserta bersama orangtua tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum tindakan medis dilakukan.
Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi dalam menyambut program tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)