Indian Wells 2026: Sejumlah Pemain Elite Terjebak di Tengah Perang AS–Israel vs Iran
Drajat Sugiri March 03, 2026 12:33 AM

TRIBUNNEWS.COM - Turnamen Tenis Indian Wells 2026 terancam kehilangan sejumlah bintang setelah puluhan pemain ATP dilaporkan masih tertahan di Dubai, Uni Emirates Arab.

Indian Wells yang kerap dijuluki Tennis Paradise merupakan salah satu turnamen Masters 1000 paling prestisius di kalender ATP. 

Namun edisi 2026 kali ini dibayangi ketidakpastian geopolitik yang berada di luar kendali dunia olahraga akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran. 

Situasi keamanan yang memanas membuat ruang udara di sejumlah negara Teluk ditutup, sehingga perjalanan menuju Amerika Serikat menjadi terganggu.

Dilansir Firstpost, beberapa nama besar seperti Daniil Medvedev, Andrey Rublev, dan Karen Khachanov termasuk di antara lebih dari 40 pemain yang masih berada di hotel resmi turnamen di Dubai. 

Mereka sebelumnya tampil di Dubai Tennis Championships, yang finalnya bertepatan dengan pecahnya eskalasi militer di kawasan tersebut.

Baca juga: Ranking Terbaru Janice Tjen Jelang Tampil di WTA 1000 Indian Wells 2026, Tunggal dan Ganda Beda Arah

Ruang Udara Ditutup, Pemain Bertahan di Hotel

Ketegangan meningkat setelah serangan militer Amerika Serikat-Israel ke sejumlah lokasi di Iran dibalas dengan serangan terhadap pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. 

Ledakan dilaporkan terdengar di beberapa wilayah Teluk, termasuk Dubai, memicu penutupan wilayah udara secara mendadak.

Akibatnya, para pemain tidak dapat langsung terbang ke Amerika Serikat untuk mengikuti Indian Wells Open di California, AS yang babak utamanya dijadwalkan segera dimulai akhir pekan ini. 

ATP sempat menawarkan jalur alternatif berupa perjalanan darat enam jam ke Oman atau 10 jam ke Riyadh, Arab Saudi, sebelum melanjutkan penerbangan internasional.

Namun, menurut laporan media Spanyol Marca, opsi tersebut ditolak para pemain karena dinilai berisiko, termasuk ketidakpastian situasi keamanan dan potensi antrean panjang di perbatasan.

SERANGAN KE IRAN - Kepulan asap tebal terlihat menjulang di atas Iran pada hari Minggu (1/3/2026), hari kedua operasi tempur 'berskala besar' AS dan Israel.
SERANGAN KE IRAN - Kepulan asap tebal terlihat menjulang di atas Iran pada hari Minggu (1/3/2026), hari kedua operasi tempur 'berskala besar' AS dan Israel. (Tangkap layar video Viory)

ATP: Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Dalam pernyataan resminya, ATP menyebut terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas setempat.

Mereka memastikan para pemain dan staf yang masih berada di Dubai mendapatkan akomodasi serta kebutuhan dasar yang memadai di hotel resmi turnamen.

ATP juga menegaskan bahwa pengaturan perjalanan akan dilakukan berdasarkan rekomendasi keamanan terbaru dan kondisi operasional penerbangan.

Hingga kini, belum ada kepastian kapan para pemain tersebut bisa meninggalkan kawasan dengan aman.

Daniil Medvedev
Daniil Medvedev (dok. tennis)

Baca juga: Rekor Tambahan Carlos Alcaraz saat Kuasai Ranking 1 Tenis Putra Dunia Selama 60 Pekan Beruntun

Ancaman Absennya Unggulan

Situasi ini berpotensi memengaruhi komposisi pemain unggulan di Indian Wells 2026.

Medvedev yang baru menjuarai turnamen di Dubai dan merupakan dua kali menjadi finalis di Indian Wells, dijadwalkan menjadi unggulan ke-11.

Karen Khachanov dan Andrey Rublev masing-masing diproyeksikan menempati unggulan ke-16 dan ke-17.

Jika mereka gagal tiba tepat waktu, maka posisi unggulan akan mengalami penyesuaian dan pemain di bawahnya otomatis naik peringkat dalam daftar unggulan. 

Meski demikian, beberapa pemain seperti Felix Auger-Aliassime dan Alexander Bublik dilaporkan berhasil meninggalkan Dubai lebih awal dan sudah tiba di California.

Sementara itu, Tallon Griekspoor dipastikan absen bukan karena konflik, melainkan cedera hamstring yang membuatnya mundur dari final di Dubai.

Kini, fokus utama bukan lagi soal persaingan di lapangan keras California, melainkan bagaimana para pemain bisa keluar dari kawasan konflik dengan selamat dan tepat waktu. 

Dunia tenis pun menanti perkembangan terbaru, sembari berharap krisis segera mereda agar kompetisi tetap berjalan dengan kekuatan penuh.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.