TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru harus mewaspadai ancaman kebakaran seiring meningkatnya kejadian kebakaran pada awal tahun 2026.
Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat ada kenaikan signifikan sebanyak 16 kejadian kebakaran selama dua bulan ini dibanding periode yang sama pada tahun 2025 silam.
Total ada sekitar 41 kejadian kebakaran dari Januari hingga akhir Februari 2026.
Sedangkan pada 2025 lalu kejadian kebakaran yang berlangsung dalam rentang yang sama sebanyak 25 kejadian.
Apalagi kebakaran yang terjadi selama dua bulan belakangan kebanyakan kebakaran bangunan. Jumlah kebakaran bangunan selama dua bulan ini mencapai 35 kejadian.
"Akibat serangkaian kejadian ini ada dua korban meninggal dunia, dan dua korban mengalami luka," jelas Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, tim di lapangan mendapati satu faktor pemicu kebakaran bangunan adalah arus pendek.
Baca juga: Kebakaran Lahan Paling Luas di Kecamatan Payung Sekaki, Luasnya Hampir Sepuluh Hektar
Baca juga: 3 Rumah Terbakar di Gang Sempit Pekanbaru, Petugas Damkar Ingatkan Warga: Ini Musibah Bukan Tontonan
Pihaknya mengimbau agar memastikan tidak ada peralatan listrik yang menyala terutama ketika hendak meninggalkan rumah.
"Mereka harus memastikan seluruh peralatan yang tersambung dengan listrik sudah dicabut," ulasnya.
Pihaknya juga mengingatkan warga agar memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman. Ia mengajak warga untuk menghindari bakar sampah sembarangan di lingkungan pemukiman.
"Kami juga mengimbau warga untuk bersama menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran," paparnya.
Warga juga bisa mencegah kebakaran bangunan membesar. Mereka bisa menyiagakan alat pemadam kebakaran ringan di rumah.
(Tribunpekanbaru.com/ Fernando Sikumbang)