TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Isu keterlambatan pembayaran gaji pegawai akibat gangguan layanan di Bank Jambi mencuat di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Namun, Pemrpov Jambi melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Jambi, memastikan secara administrasi tidak ada keterlambatan dalam proses pencairan anggaran.
Hal itu dikatakan Kepala BKAD Provinsi Jambi, Agus Pirngadi.
Dia menyebut, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) telah diterbitkan sesuai jadwal yang disesuaikan dengan kalender.
“Jadi, kalau keterlambatan mungkin tidak, karena hari ini itu kan sudah terbit SP2D. Karena tanggal 1 kemarin hari Minggu, maka tanggal 2 baru bisa diterbitkan SP2D-nya,” katanya.
Namun, dia mengakui proses pencairan saat ini memang belum berjalan normal.
Untuk sementara waktu, pegawai hanya dapat melakukan penarikan secara manual di kantor bank, menyusul pembatasan layanan akibat gangguan sistem.
Baca juga: Pemprov Pastikan THR ASN Cair Tepat Waktu Meski Bank Jambi Gangguan
Baca juga: 1.320 Burung Asal Jambi Akan Diselundupkan ke Jawa, Ditangkap di Pelabuhan Bakauheni
“Seperti yang saya utarakan di awal tadi, sementara ini proses pencairan hanya bisa dilakukan oleh pegawai melalui penarikan manual,” ucapnya.
Kondisi tersebut dinilainya berdampak pada waktu tunggu yang lebih lama dari biasanya.
Antrean di sejumlah kantor cabang membuat sebagian pegawai memilih menunda pencairan gaji.
“Sehingga proses antre mungkin itu yang membuat makan waktu, sehingga ada beberapa pegawai mungkin yang menunda, tidak hari ini mereka mencairkan, tapi mungkin besok atau lusa,” jelasnya.
Sebab itu, pemerintah berharap layanan perbankan dapat segera kembali normal agar proses pencairan gaji berjalan lebih lancar tanpa harus melalui mekanisme manual. (Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi
Baca juga: Pemprov Pastikan THR ASN Cair Tepat Waktu Meski Bank Jambi Gangguan
Baca juga: KPK OTT Bupati Pekalongan, Ini Profil dan Harta Kekayaan Fadia Arafiq
Baca juga: 1.320 Burung Asal Jambi Akan Diselundupkan ke Jawa, Ditangkap di Pelabuhan Bakauheni