SURYA.CO.ID - Selain sosok dan rekam jejak, kekayaan Bupati Pekalongan, Jawa Tengah, Fadia Arafiq, tak lepas dari sorotan usai dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (3/3/2026).
Kabar terkait operasi senyap itu dibenarkan Bicara KPK Budi Prasetyo.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi Prasetyo, dikutip SURYA.CO.ID dari TribunJateng.
Saat ini, KPK membawa Fadia dan sejumlah pihak ke Gedung Merah Putih, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Selain itu, lembaga antirasuah itu juga mengungkapkan berapa banyak pihak yang turut terjaring dalam operasi tersebut bersama Fadia Arafiq.
Baca juga: Setelah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, 9 Ruangan Pemkab Disegel, Ini Daftarnya
Usai OTT KPK, sejumlah ruangan yang disegel di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, di antaranya ruangan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dingkop-UKM) Kabupaten Pekalongan.
Kemudian, ruangan Satpol PP, Bagian Umum, Bagian Perekonomian, Prokompim, Dinperkim LH serta DPU dan Taru.
Selanjutnya ada juga kantor Bupati Pekalongan dan Sekda.
Segel yang terpasang memuat tulisan "Masih dalam pengawasan KPK".
Suasana di sekitar kantor yang berada di kompleks Pemkab Pekalongan terlihat sepi.
Aktivitas perkantoran berjalan seperti biasa, tetapi sejumlah pegawai tampak enggan memberikan keterangan.
Belum diketahui secara pasti siapa saja pihak-pihak yang diamankan dalam kegiatan tersebut.
Seorang pejabat di lingkungan Dinkop-UKM yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penyegelan tersebut.
Namun, ia tidak bersedia menjelaskan lebih lanjut terkait kronologi maupun pihak yang terlibat.
"Memang ada penyegelan di ruangan kepala dinas. Untuk detailnya, kami belum bisa menyampaikan," ujarnya kepada Tribunjateng.com.a
Adapun aktivitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kantor tetap berjalan normal.
Beberapa pegawai tetap menjalankan tugas seperti biasa meski situasi kantor terpantau lebih lengang dari hari biasanya.
Baca juga: Sosok Fadia Arafiq Bupati Pekalongan yang Terjaring OTT KPK, Eks Pedangdut, Segini Harta Kekayaannya
Berdasarkan info dihimpun SURYA.CO.ID dari TribunJateng, suasana halaman Polres Pekalongan Kota, Selasa (3/3/2026) pagi lengang dan sepi.
Namun, keberadaan sejumlah mobil dinas berpelat merah milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan memantik sepagi itu perhatian.
Sekira pukul 09.05 WIB, tampak lima unit kendaraan dinas terparkir di halaman kantor kepolisian tersebut.
Masing-masing Toyota Rush G1269XB, Toyota Avanza G1090XB, Toyota Rush G1223XB, Toyota Rush G84 XB, dan Toyota Rush G1256XB.
Dari nomor dinas pelat kendaraan itu dapat diketahui pemiliknya adalah para pejabat di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Ada pula beberapa kendaraan pelat putih dan mobil dinas kepolisian yang terparkir di area tersebut.
Tidak tampak aktivitas mencolok di luar gedung, suasana relatif tenang dengan penjagaan seperti biasa di pintu masuk.
Menariknya, di dalam beberapa mobil dinas tersebut masih tersimpan barang-barang pribadi.
Ada pakaian dinas berwarna putih yang tergantung rapi, tas bahu hingga topi berlogo Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Keberadaan kendaraan dinas itu diduga berkaitan dengan pemeriksaan sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di dalam gedung.
Laila Fathia alias Fadia Arafiq merupakan anak dari pedangdut A Rafiq.
Wanita kelahiran Jakarta, 23 Mei 1978 ini menikah dengan Ashraff Abu dan memiliki enam orang anak.
Fadia Arafiq diketahui pernah menempuh beberapa pendidikan.
Berikut daftar pendidikan Fadia Arafiq dikutip dari laman prokompim.setda.pekalongankab.go.id:
Sebelum terjun ke politik, Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya, A. Rafiq, sebagai pedangdut.
Nama Fadia Arafiq pernah setelah ia sukses membawakan single berjudul Cik Cik Bum Bum (2000).
Dia lalu terjun ke politik dengan menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011-2016.
Dia lalu maju sebagai Bupati Pekalongan periode 2021–2024 dan menang.
Di periode ke-dua Fadia kembali unggul dan memenangkan pilkada 2025.
Berikut rekam jejak selengkapnya:
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan pada 29 Maret 2024/Periodik - 2023, harta kekayaan Fadia Arafiq ada di angka Rp. 86.703.030.547.
Dalam LHKPN tersebut, Bupati Pekalongan tersebut memiliki hutang sebanyak Rp. 2.684.436.439.
Harta terbanyak yang dimiliki Bupati Pekalongan fadia Arafiq ada di aset tanah dan bangunan yang mencapai Rp. 74.290.000.000.
Berikut rincian harta kekayaan Fadia Arafiq Bupati Pekalongan yang akun Instagramnya berkomentar kasar ke netizen, dikutip dari e-LHKPN miliknya :
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 74.290.000.000
Tanah Seluas 2720 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.040.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/55 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/162 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m2/2.25 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 2.400.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m2/2.84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 3.800.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 489 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG , HASIL SENDIRI Rp. 7.000.000.000
Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
Tanah Seluas 550 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 10.000.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 209 m2/209 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK , HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 1613 m2/800 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 310 m2/300 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 5.000.000.000
Tanah Seluas 1298 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
Tanah Seluas 740 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000.000
Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.900.000.000
Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 1.900.000.000
Tanah Seluas 1420 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 3.550.000.000
Tanah Seluas 599 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
Tanah Seluas 7330 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000
Tanah Seluas 121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 325.000.000
Tanah Seluas 76 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/120 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 700.000.000
Tanah Seluas 10 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.180.000.000
MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 980.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 3.020.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 10.897.466.986
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 89.387.466.986
III. HUTANG Rp. 2.684.436.439
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 86.703.030.547
===
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam Whatsapp Channel Harian Surya. Melalui Channel Whatsapp ini, Harian Surya akan mengirimkan rekomendasi bacaan menarik Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Persebaya dari seluruh daerah di Jawa Timur.
Klik di sini untuk untuk bergabung