TRIBUNGORONTALO.COM – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, turun langsung memantau ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri di tengah bulan Ramadan, Selasa (3/3/2026).
Sidak dilakukan di sejumlah titik, mulai dari pasar tradisional hingga gudang distributor dan ritel modern. Pemantauan pertama dimulai di Pasar Bulotadaa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Di lokasi ini, Gusnar tidak hanya mengecek kondisi harga dan stok, tetapi juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang.
Suasana sidak terasa akrab. Gusnar beberapa kali bertanya menggunakan bahasa Gorontalo, sehingga para pedagang tampak lebih santai saat menjawab pertanyaan orang nomor satu di Provinsi Gorontalo tersebut. Di sela peninjauan, Gusnar menjelaskan tujuan kedatangannya ke pasar tradisional tersebut.
“Saya meninjau ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri dan pertengahan Ramadan kali ini,” ujarnya.
Berdasarkan hasil dialog dengan pedagang, Gusnar menyebut harga sejumlah komoditas masih dalam kondisi normal, bahkan cenderung murah.
Ia mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang membuat harga tetap stabil adalah ketersediaan barang yang melimpah di pasaran.
Baca juga: Tuntaskan Sengketa 8.000 Hektare Kawasan Hutan, Bupati Gorontalo Perketat Verifikasi Lahan
“Setelah ditanya mengapa murah, ternyata karena jumlah stoknya cukup banyak,” katanya.
Menurutnya, sejumlah pedagang menyuplai barang langsung dari tangan pertama maupun grosir, terutama untuk komoditas seperti tomat dan bawang. Setelah melakukan pengecekan dan berdiskusi dengan pedagang, Gusnar menyimpulkan bahwa kebutuhan masyarakat menghadapi Idulfitri dalam kondisi aman.
“Saya sampaikan bahwa kebutuhan masyarakat menghadapi Idulfitri tersedia, harganya relatif masih terjangkau, dan tidak ada lonjakan harga yang memberatkan,” jelasnya.
Ia juga memastikan stok bahan pokok dinilai mencukupi hingga Lebaran nanti. “Informasi dari para pedagang, mereka tidak khawatir dengan ketersediaan barang karena selalu terhubung dengan para pemasok,” tambahnya.
Terkait komoditas beras, Gusnar menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, ketersediaan masih mencukupi dan harga tetap stabil. Namun, ia menegaskan akan terus memantau pergerakannya di lapangan.
Selain sidak pasar, Gusnar turut menyinggung program penyaluran bantuan BLP3G yang pada saat bersamaan dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah. Program tersebut menurutnya menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas daya beli masyarakat.
“Program itu ditujukan kepada warga yang kurang mampu menjangkau harga pasar,” tuturnya.
Usai dari Pasar Bulotadaa, Gusnar melanjutkan pemantauan ke Gudang Distributor PT Cipta Langgeng Mitra Sukses dan berakhir di Gudang Ritel PT Inti Cakrawala Citra guna memastikan rantai distribusi berjalan lancar dari hulu ke hilir. (*)