BANGKAPOS.COM - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Anak dari penyanyi legendaris Indonesia A Rafiq, bersama beberapa orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Lembaga antirasuah tersebut belum memberikan keterangan resmi secara menyeluruh terkait detail operasi penangkapan Fadia.
Hanya saja, pada pagi hari ini Selasa (3/3/2026), Fadia beserta sejumlah pihak lain yang turut diamankan, sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah Putih KPK yang berlokasi di Jakarta Selatan.
Kabar penangkapan ini telah dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Baca juga: Kronologi Muhammad Suryo Pemilik Rokok HS Kecelakaan di Kulon Progo, Kondisinya Kritis, Istri Tewas
Budi membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan oleh tim penyidik di wilayah Jawa Tengah.
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati. Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
Masih terdapat beberapa hal yang menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak KPK.
Saat ini, belum diketahui secara pasti siapa saja dan berapa banyak pihak yang turut terjaring dalam operasi tersebut bersama sang Bupati.
Selain itu, detail konstruksi perkara mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi penangkapan ini juga belum diungkap ke publik.
Sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal.
Rencananya, begitu para pihak yang terjerat OTT tersebut tiba di Gedung KPK, tim penyidik akan langsung melakukan pemeriksaan intensif guna menentukan status hukum dari para terperiksa.
Profil Bupati Pekalongan
Fadia A Rafiq Mengutip laman Prokompim Kabupaten Pekalongan, Fadia A Rafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978.
Ia diketahui merupakan anak dari penyanyi dangdut senior, A. Rafiq.
Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia A Rafiq diketahui merupakan penyanyi dari lagu berjudul "Cik Cik Bum Bum".
Fadia Arafiq merupakan lulusan S1 Manajemen Universitas AKI Semarang.
Setelah itu, ia mengambil S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang.
Politikus Partai Golkar itu juga merupakan lulusan S3 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.
Dalam karier politiknya, Fadia Arafiq pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan pada periode 2011-2016.
Setelah tidak menjadi Wakil Bupati Pekalongan, ia ditunjuk menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021).
Fadia Arafiq juga merupakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah periode 2016-2021.
Sebagai Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq telah menjabat selama dua periode, yakni 2021-2026 dan 2025-2030.
(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama) (Kompas.com/Nawir Arsyah Akbar)