Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Senin (2/3/2026) sore.
Akibatnya, sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa atap dapur rumah warga di Dusun Sukasari, RT 12/004, Desa Sukajadi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Rumah yang terdampak diketahui milik Shodiqin (46), dengan jumlah penghuni satu kepala keluarga (1 KK) terdiri dari satu jiwa.
Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, menjelaskan bahwa hujan deras mulai mengguyur wilayah Pamarican sejak sekitar pukul 15.30 WIB.
Kondisi semakin memburuk ketika angin bertiup sangat kencang hingga menyebabkan pohon kelapa di sekitar rumah korban roboh.
“Akibat hujan deras disertai angin kencang, sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa bagian atap dapur rumah milik Pak Shodiqin,” ujar Baehaki, Selasa (3/3/2026).
Baca juga: Dua Pohon Tumbang Menutup Akses Jalan Penghubung Ciawi-Singaparna Tasikmalaya
Baca juga: Awal Tahun 2026, Banjir Hingga Pohon Tumbang dan Longsor Melanda Kota Tasikmalaya
Beruntung, saat kejadian korban tidak berada di area dapur sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.
Namun, bagian atap dapur mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa batang pohon.
Kerugian materi akibat kejadian ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp10 juta.
Setelah menerima laporan, tim relawan gabungan segera melakukan asesmen dan penanganan di lokasi.
Pohon kelapa yang tumbang berhasil dievakuasi secara gotong royong oleh relawan dan warga sekitar.
Sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan di antaranya Pemerintah Kecamatan Pamarican, Pemerintah Desa Sukajadi, Babinsa Sukajadi, Bhabinkamtibmas Sukajadi, FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baznas Tanggap Bencana (BTB), RAPI, RCS, Pramuka Rescue, Katar Rescue, serta masyarakat sekitar.
Saat ini, kebutuhan mendesak yang diperlukan korban antara lain terpal untuk menutup bagian atap yang rusak, logistik kedaruratan, family kit, serta bantuan sembako.
Baehaki menambahkan, pihaknya telah melakukan asesmen lanjutan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan penyaluran bantuan bagi korban terdampak.
Pemerintah dan relawan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat curah hujan tinggi dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.(*)