nextren.com - Apple resmi merilis iPad Air generasi terbaru yang kini ditenagai chip M4.
Langkah ini menempatkan lini Air semakin dekat ke kelas Pro dari sisi performa, namun tetap mempertahankan posisi harga yang lebih terjangkau.
Dalam pengumuman resminya, Apple menegaskan iPad Air terbaru menghadirkan peningkatan besar pada kecepatan CPU, GPU, serta kemampuan pemrosesan AI.
Chip M4 membuat perangkat ini hingga 30 persen lebih cepat dibanding generasi sebelumnya dengan M3, dan hingga 2,3 kali lebih kencang dibanding model M1.
Spesifikasi Unggulan
iPad Air M4 hadir dalam dua pilihan ukuran layar, yakni 11 inci dan 13 inci.
Model 11 inci menggunakan panel Liquid Retina IPS LCD beresolusi 1640 x 2360 piksel dengan tingkat kecerahan hingga 500 nits.

Sementara model 13 inci menawarkan resolusi lebih tinggi 2048 x 2732 piksel dengan kecerahan hingga 600 nits, memberikan ruang kerja lebih luas untuk multitasking dan kreasi konten.
Keduanya menjalankan iPadOS 26.3 dan ditenagai chip Apple M4 dengan konfigurasi CPU 8-core (4 performance core dan 4 efficiency core) serta GPU 9-core.
Seluruh varian dibekali RAM 12GB, dengan pilihan penyimpanan 128GB, 256GB, 512GB, hingga 1TB.
Untuk fotografi dan video, iPad Air M4 membawa kamera belakang 12MP dengan dukungan perekaman hingga 4K 60fps.
Kamera depan 12MP ultrawide mendukung fitur Center Stage untuk kebutuhan meeting dan konferensi video.

Dari sisi daya, model 11 inci dibekali baterai sekitar 7.606 mAh, sementara model 13 inci memiliki kapasitas lebih besar sekitar 9.705 mAh.
Keduanya menggunakan port USB-C 3.1 Gen 2 dengan dukungan DisplayPort dan konektor magnetik untuk aksesori.
Performa dan AI Jadi Sorotan
Apple membekali iPad Air M4 dengan CPU 8-core dan GPU 9-core, lengkap dengan dukungan ray tracing berbasis hardware.
Untuk kebutuhan grafis dan rendering 3D profesional, performanya diklaim lebih dari empat kali lebih cepat dibanding iPad Air M1.
Di sisi kecerdasan buatan, iPad Air kini membawa Neural Engine 16-core yang lebih cepat, dipadukan dengan peningkatan unified memory menjadi 12GB dan bandwidth memori 120GB/s.
Kombinasi ini membuat pemrosesan AI on-device berjalan lebih responsif, mulai dari pengolahan foto, transkripsi, hingga fitur kreatif di aplikasi profesional.
Konektivitas Generasi Baru
Untuk pertama kalinya di lini Air, Apple menyematkan chip konektivitas buatannya sendiri, N1 dan C1X.
Perangkat ini mendukung Wi‑Fi 7, Bluetooth terbaru, serta 5G untuk model seluler. Apple juga mengklaim modem baru lebih efisien daya dibanding generasi sebelumnya.
Langkah ini mempertegas arah Apple dalam mengintegrasikan lebih banyak komponen kunci secara mandiri, dari prosesor utama hingga konektivitas.
Ketersediaan & Harga
Meski membawa chip M4 dan peningkatan memori, Apple mempertahankan harga awal di pasar Amerika Serikat, yakni mulai 599 dolar AS (sekitar Rp 10.063.200 dengan asumsi kurs Rp 16.800 per dolar AS) untuk model 11 inci dan 799 dolar AS (sekitar Rp 13.423.200) untuk model 13 inci.
Strategi ini memperlihatkan bahwa Apple ingin menjadikan iPad Air M4 sebagai titik tengah yang kuat: performa tinggi untuk kreator, pelajar, dan profesional, tanpa harus naik ke iPad Pro.
Apple membuka pre-order mulai 4 Maret 2026 dan mulai mendistribusikan perangkat pada 11 Maret 2026 di 35 negara dan wilayah. Untuk pasar Indonesia, jadwal resmi masih menunggu pengumuman dari distributor dan jaringan Apple Authorized Reseller.
Dengan menghadirkan chip M4 ke lini Air, Apple secara jelas menaikkan standar performa tablet kelas menengah-premium.
iPad Air kini bukan lagi sekadar opsi alternatif, melainkan perangkat yang sanggup menangani beban kerja yang lebih berat.
Bagi pengguna iPad lama, ini menjadi momentum upgrade yang relevan karena lonjakan kemampuan dan value-nya.