BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kasus kematian beberapa ekor sapi di kebun warga Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), masih menyisakan misteri. Belum diketahui apa penyebabnya.
Kepala Desa Pemuda Zainal Arifin ketika dihubungi via telepon, Selasa (3/3/2026), menuturkan sapi-sapi yang ditemukan mati tersebut berada di kebun warganya di lingkungan RT 12 Dusun 4.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh pemilik kebun pada Senin pagi kemarin. "Sekitar pukul 08.30 Wita Pak Aminal (pemilik kebun) tiba di lokasi kebunnya di RT 12 Dusun 4, di kompleks PTP," papar Zainal.
Pemilik kebun, lanjutnya, kaget saat tiba di lokasi kebun dan melihat ada beberapa sapi (6 ekor) tergeletak (mati).
Baca juga: Warga KM 6 Sarigadung Kebanjiran, DPRD Tanahbumbu Soroti Kinerja Dinas PUPR
"Setelah itu dia mencari Pak RT tapi tidak ketemu, lalu langsung melapor ke kantor desa,” ujar Zainal.
Mendapat laporan tersebut, aparatur desanya langsung turun ke lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, aparat desa mendapati anggota Polsek Pelaihari dan pihak pengamanan PTP sudah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
Menurut Zainal, sapi-sapi yang mati tersebut merupakan milik warganya yang berada Dusun 3, wilayah Danauwaringin.
Terkait pemilik kebun tempat sapi ditemukan mati, Zainal menyebut yang bersangkutan juga tidak mengetahui apa penyebab kematian hewan ternak tersebut.
“Pemilik kebun juga tidak tahu soal ihwal sapi-sapi mati itu. Dia tahunya pas datang di kebun,” katanya.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)