Serba-Serbi Cap Go Meh di Manado: 11 Tang Sin Tampil Hari Ini, Termuda Berusia 21 Tahun
Yeshinta Sumampouw March 03, 2026 03:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili digelar di Kampung Cina, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (3/3/2026).

Terpantau, banyak warga mulai memadati kawasan tersebut sejak siang hari.

Berikut serba-serbi perayaan Cap Go Meh tahun 2026 di Kota Manado.

11 Tang Sin Tampil Sore Ini

Puncak perayaan Cap Go Meh dijadwalkan dimulai pukul 15.00 WITA di kawasan Kampung Cina, tepatnya di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Wenang.

Sebanyak 11 Tang Sin akan tampil dalam arak-arakan ritual yang melintasi kawasan Pecinan.

Selain atraksi ritual, perayaan tahun ini juga menampilkan parade mobil hias, barongsai, hingga tarian Kabasaran khas Minahasa.

Sejumlah tenda telah berdiri di sepanjang lokasi acara.

CAP GO MEH - Jalur rekayasa Lalu Lintas saat pelaksanaan Cap Go Meh 2026 di Manado, Sulut. Satlantas Polresta Manado bagi arus wilayah Utara dan Selatan.
CAP GO MEH - Jalur rekayasa Lalu Lintas saat pelaksanaan Cap Go Meh 2026 di Manado, Sulut. Satlantas Polresta Manado bagi arus wilayah Utara dan Selatan. (Tribun Manado/Arthur_Rompis)

Kursi tamu undangan tertata rapi di tenda utama, lengkap dengan penanda nama pejabat yang dijadwalkan hadir.

Menjelang acara, akses kendaraan menuju Jalan D.I. Panjaitan ditutup sementara.

Pengunjung tetap diperbolehkan masuk dengan berjalan kaki.

Aroma dupa tercium di hampir setiap sudut kawasan, sementara umat tampak mengenakan pakaian serba putih, menambah suasana sakral perayaan.

Cap Go Meh di Manado telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti masyarakat, sekaligus menjadi simbol kerukunan dan keberagaman budaya di Kota Manado.

Tang Sin Termuda Turunan Keenam

Vincent, Tang Sin dari Kelenteng Ban Hin Kiong, menjadi Tang Sin termuda.

Ia berusia 21 tahun.

Ditemui TribunManado.com di depan tenda utama usai prosesi Tiam Hio, Vincent tampak santai.

Ia tersenyum ramah kepada siapa pun yang menyapa, bahkan sesekali bercanda bersama rekan-rekannya.

Meski demikian, ia mengaku tetap menjaga konsentrasi penuh untuk menjalankan tugasnya sebagai Tang Sin.

Vincent merupakan turunan keenam Tang Sin di kelenteng tersebut dan tahun ini kembali dipercaya tampil dalam Cap Go Meh.

Ia mengatakan dirinya menggantikan sang ayah.

"Saya menggantikan ayah saya," kata dia.

Mahasiswa berusia 21 tahun itu menyebut, Cap Go Meh kali ini menjadi penampilan ketiganya.

"Ini sudah ketiga kali," kata dia.

Untuk persiapan, Vincent menjalani ritual seperti tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjalani puasa Cia Cai dan memperbanyak sembahyang.

"Persiapan biasa seperti yang lalu lalu, ada puasa Cia Cai yakni hanya makan vegetarian, kemudian sembahyang dan lainnya," kata dia.

Ia mengaku terkadang muncul rasa khawatir.

Namun ia memilih berserah.

"Saya yakin Sin Beng atau roh Suci selalu akan melindungi," kata dia.

Ia berharap seluruh rangkaian Cap Go Meh berjalan lancar dan membawa berkat bagi umat.

Prosesi Tiam Hio Sejak Pagi

Sejak pagi, umat Tridharma di Manado telah menggelar prosesi Tiam Hio.

Prosesi ini dilakukan beberapa jam sebelum arak-arakan Cap Go Meh dilepas pada sore hari.

Dalam prosesi tersebut, para Tang Sin "pasiar" ke kelenteng dan rumah-rumah umat yang telah menyiapkan altar sembahyang.

Di setiap rumah yang dikunjungi, Tang Sin memberikan berkat sekaligus mendoakan penghuni rumah.

Seorang umat bernama Lin mengaku bersyukur rumahnya dapat dikunjungi.

Ia mengatakan biasanya umat yang datang ke kelenteng, namun kali ini Tang Sin yang hadir langsung ke rumah.

"Biasa kami ke kelenteng, tapi saat ini Tang Sin yang datang kunjungi rumah kami," kata Lin.

Menurut Ketua Kelenteng Ban Hin Kiong Jemmy Binsar, selain memberkati, Tang Sin juga akan mengusir hal-hal negatif dari rumah adat.

Baca juga: Sosok Ho Marinka, Tangsin Tertua di Cap Go Meh Manado, Kunjungi Rumah Warga Dalam Prosesi Sakral

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.