Nekat Salip dari Kiri, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Trailer di Jalan Sruwen-Salatiga
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Sruwen menuju Salatiga, tepatnya di depan Toko Bangunan Giri Artha, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (2/3/2026) malam.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang meninggal dunia.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB ini melibatkan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AB 6539 YL, dan truk trailer dengan nomor polisi B 9600 UEJ.
Pengendara sepeda motor diketahui bernama Fajar (26), warga Desa Banyubiru Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.
Baca juga: DPRD Pati Temukan Puluhan Ijazah Tertahan di SMPN 1 Tayu, Biaya Gedung Jadi Sorotan
Baca juga: Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Selasa 3 Maret 2026, Kompak Naik
Sementara, truk trailer dikemudikan Muhamad Sulhanudin (41), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan.
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah Sruwen menuju Salatiga.
"Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berupaya mendahului dari sisi kiri. Saat menghindari lubang, kendaraan oleng ke kanan," jelas AKP Lingga, Selasa (3/3/2026).
Pada saat bersamaan, sambung dia, dari arah belakang dengan jalur yang sama melaju truk trailer.
Karena jarak sudah terlalu dekat dan truk tidak dapat menghindar, terjadi kecelakaan hingga menyebabkan pengendaraan motor meninggal dunia.
"Kami telah melakukan olah TKP, memintai keterangan sejumlah pengguna jalan saat kejadian, dan untuk korban sudah kami bawa ke RSUD Kota Salatiga. Selanjutnya kami akan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut, guna memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga jarak aman, tidak mendahului dari sisi kiri, serta memperhatikan kondisi jalan. Keselamatan adalah yang utama," tuturnya. (eyf)