Pemprov Lampung Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok Selama Ramadan
Reny Fitriani March 03, 2026 02:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung memastikan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga meski terjadi peningkatan permintaan selama bulan Ramadan 2026.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang diikuti Pemprov Lampung secara virtual dari Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Selasa (3/3/2026).

Rapat yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, serta diikuti Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Indonesia tersebut memaparkan perkembangan inflasi terkini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

Berdasarkan paparan BPS, inflasi Provinsi Lampung secara bulanan (month to month/mtm) pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,36 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang mencapai 0,68 persen. 

Kondisi ini menunjukkan harga komoditas di Lampung relatif terkendali meski terjadi peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan.

Baca Juga Persiapan MCSP 2026, Pemprov Lampung-KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

Sementara itu, inflasi nasional secara tahunan (year on year/yoy) pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen. 

Pada periode yang sama, inflasi tahunan Provinsi Lampung sebesar 2,95 persen, menjadi yang terendah di Sumatera dan terendah kedua secara nasional.

Sejumlah komoditas yang memengaruhi inflasi di antaranya tarif listrik, emas perhiasan, daging ayam ras, dan ikan segar.

Peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadan turut memberikan tekanan pada beberapa komoditas pangan.

Di Lampung, berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu keempat Februari 2026 dari SP2KP, angka IPH tercatat sebesar 0,93 persen.

Komoditas yang memberikan andil kenaikan harga antara lain cabai rawit, daging sapi, dan cabai merah.

Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga hingga Hari Raya Idulfitri melalui pemantauan langsung terhadap komoditas yang mengalami kenaikan harga.

“Kondisi yang sudah baik ini kita pertahankan sampai Hari Raya Idulfitri,” kata Tomsi dalam pernyataannya.

Ia menambahkan, upaya pengendalian inflasi menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan harga bahan pokok tetap stabil selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026. 

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.