nextren.com - Leica memperkenalkan Leica Leitzphone untuk pasar global dalam acara di Barcelona, bersamaan dengan peluncuran Xiaomi 17 Series.
Perangkat ini merupakan versi global dari Xiaomi 17 Ultra Leica Edition yang sebelumnya eksklusif di China.
Leitzphone bukan produk Sharp seperti Leitz Phone di Jepang. Perangkat ini berbasis Xiaomi 17 Ultra, dengan pendekatan desain dan fitur fotografi yang lebih menonjolkan identitas Leica.
Spesifikasi Utama
Leica Leitzphone ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan menjalankan Xiaomi HyperOS 3. Perangkat ini hadir dalam satu konfigurasi, yaitu 16GB RAM dan 1TB penyimpanan.
Layarnya berukuran 6,9 inci LTPO OLED dengan resolusi sekitar 1.200p, refresh rate adaptif 1-120Hz, dukungan Dolby Vision, dan tingkat kecerahan hingga 3.500 nits.

Perbedaan utama dengan versi China terletak pada baterai. Leitzphone global menggunakan 6.000 mAh, lebih kecil dibanding 6.800 mAh pada edisi China.
Leitzphone membawa empat kamera:
Seluruh kamera belakang dikembangkan bersama Leica. Perangkat ini juga memiliki Leica Camera Ring fisik untuk mengatur zoom dan exposure, serta Leica Essential Mode yang meniru karakter kamera klasik seperti Leica M3 dan M9.
Leitzphone mendukung pengisian daya 90W kabel dan 50W nirkabel, memiliki sertifikasi IP68, sensor sidik jari ultrasonik di layar, Dolby Atmos, Hi-Res Audio, dan speaker stereo.
Perangkat ini kompatibel dengan Photography Kit Pro berkapasitas baterai 2.000 mAh yang dijual terpisah seharga €199,99.
Harga
Leica Leitzphone dibanderol €1.999 di Eropa dan £1.699 di Inggris (sekitar Rp38.227.500 dengan asumsi £1 = Rp22.500). Harga tersebut menempatkannya di segmen ultra-premium.
Leitzphone menyasar pengguna yang mengutamakan identitas Leica dan pengalaman fotografi khas dalam format smartphone.
Leica Leitzphone adalah Xiaomi 17 Ultra dengan identitas Leica yang lebih kuat dan pendekatan fotografi yang profesional.
Perangkat ini menawarkan performa tinggi dan fitur kamera lengkap, namun dengan harga yang menegaskan posisinya sebagai produk eksklusif.