Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah – Sebanyak 35 jemaah umrah asal Kabupaten Lampung Tengah saat ini masih berada di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lampung Tengah Emayani mengatakan dari jumlah tersebut, 29 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026.
“Sebanyak 29 jemaah umrah dijadwalkan pulang hari ini, sementara enam jemaah lainnya direncanakan kembali pada 5 Maret 2026,” ujar Emayani, Selasa (3/3/2026).
Terkait situasi ketegangan konflik di Timur Tengah, Emayani memastikan hingga saat ini belum ada perubahan dalam rencana penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
“Pemberangkatan haji 2026 sampai saat ini masih sesuai rencana, belum ada perubahan,” tegasnya.
Baca juga: Cerita Jemaah Umrah Lampung, Takut Tertahan di Negeri Orang, Bandara Sempat Sepi
Pada tahun 2026, jumlah jemaah haji asal Kabupaten Lampung Tengah yang akan diberangkatkan sebanyak 1.041 orang.
Rinciannya terdiri dari 941 jemaah reguler dan 100 jemaah cadangan.
Dari total tersebut, 474 orang merupakan jemaah laki-laki dan 567 orang jemaah perempuan.
Emayani menjelaskan, jemaah termuda berusia 18 tahun dan berasal dari Kecamatan Gunung Sugih, sedangkan jemaah tertua berusia 91 tahun dari Kecamatan Kalirejo.
Untuk jadwal keberangkatan, para jemaah akan dibagi dalam tiga kelompok terbang (kloter), yakni dua kloter penuh dari Lampung Tengah dan satu kloter gabungan bersama jemaah dari Kabupaten Lampung Timur.
Kloter pertama, yakni Kloter 8 dengan jumlah 441 jemaah, dijadwalkan berangkat pada 27 April 2026.
Emayani berharap, dengan berdirinya Kantor Kementerian Haji dan Umrah yang kini terpisah, pelayanan haji dan umrah di Lampung Tengah dapat semakin maksimal.
“Kami berharap keberangkatan jemaah haji dari Kemenhaj Lampung Tengah ke depan dapat terus berjalan maksimal, aman, lancar, dan tertib, sehingga para jemaah merasa terlindungi,” pungkasnya.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)