Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT ASDP Indonesia Ferry memastikan hak penumpang lintasan Merak–Bakauheni tetap terlindungi menyusul pemberlakuan kebijakan diskon dan single tarif selama periode mudik Maret 2026.
Bagi masyarakat yang telah membeli tiket sebelum kebijakan tersebut berlaku, perusahaan menyiapkan mekanisme pengembalian selisih harga (partial refund).
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, proses refund dirancang sederhana dan transparan agar tidak merugikan pengguna jasa, khususnya pemudik dari dan menuju Lampung.
"Pengguna jasa yang telah membeli tiket sebelum periode stimulus dan single tarif dapat mengajukan partial refund melalui Contact Center ASDP 191 atau WhatsApp resmi di 0811-1021-191. Kami memastikan prosesnya mudah serta memberikan kepastian bagi masyarakat," ujar Heru dalam keterangan resminya, di akun ASDP (26/2/2026).
Kebijakan ini menjadi perhatian warga Lampung, mengingat lintasan Pelabuhan Bakauheni–Pelabuhan Merak merupakan jalur penyeberangan tersibuk saat arus mudik.
Baca Juga ASDP Beri Diskon Single Tarif saat Arus Mudik Angkutan Lebaran 2026
Stimulus diskon sendiri berlaku di 14 pelabuhan dan tujuh lintasan strategis.
Program ini mencakup pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA untuk layanan reguler, serta pejalan kaki dan kendaraan golongan II pada layanan express.
Kebijakan tersebut ditujukan untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat.
Sementara itu, kebijakan single tarif diterapkan khusus di Pelabuhan Merak mulai 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.
Adapun di Pelabuhan Bakauheni, kebijakan berlaku pada 23 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Skema single tarif mencakup pejalan kaki dan kendaraan golongan I, II, III, IVA, VA hingga VIA guna mendukung distribusi layanan yang lebih merata saat puncak arus pergerakan pemudik menuju Sumatera, termasuk Lampung.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengingatkan masyarakat agar disiplin merencanakan perjalanan.
Ia mengimbau calon penumpang telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan dan datang sesuai jadwal keberangkatan.
"Sistem Ferizy memastikan kapasitas lebih terukur dan aman. Saat ini kuota masih tersedia hingga 99,8 persen," jelas Windy.
Dengan kebijakan ini, ASDP berharap arus mudik dari dan menuju Lampung melalui Bakauheni dapat berjalan lebih tertib, lancar, serta memberikan kepastian biaya bagi masyarakat.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )