Jusuf Kalla Buka Suara Usai Terima Dubes Iran, Sebut Prabowo Sudah Siap Jadi Juru Damai Dunia!
jonisetiawan March 03, 2026 03:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Di tengah memanasnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran, sinyal diplomasi dari Indonesia kembali mencuat.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan untuk mengambil peran sebagai penengah dalam konflik yang kian membara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kalla usai menerima kunjungan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di kediamannya di Jakarta Selatan pada Selasa (3/3/2026).

“Presiden Prabowo siap untuk menjadi penengah dalam konflik ini. Namun tentu dibutuhkan persetujuan kedua belah pihak. Ini hal yang selalu dipikirkan oleh mereka,” kata Kalla dalam siaran pers, Selasa (3/3/2026).

Baca juga: Prabowo Diuji Tragedi Teheran! Didesak Tak Bertekuk Lutut pada Satu Pihak dalam Konflik Iran-AS

Dukungan Indonesia untuk Perdamaian

Dalam kesempatan tersebut, Kalla menegaskan bahwa baik masyarakat maupun pemerintah Indonesia pada prinsipnya mendukung setiap upaya perdamaian.

Indonesia, menurutnya, selalu berpijak pada semangat diplomasi dan penyelesaian konflik melalui dialog.

Namun demikian, ia menekankan bahwa wacana mediasi itu masih harus dibicarakan lebih lanjut dengan pemerintah, serta sangat bergantung pada kesediaan seluruh pihak yang terlibat dalam konflik.

"Ya tentu itu telah disampaikan, tentu dibutuhkan persetujuan kedua belah pihak. Dan ini tentu hal yang sedang dipikirkan oleh mereka," jelas Kalla.

Pernyataan itu menegaskan bahwa peran Indonesia sebagai penengah tidak bisa berjalan sepihak, melainkan harus atas dasar persetujuan bersama dari negara-negara yang berkonflik.

AS-ISRAEL SERANG IRAN - Amerika Serikat dan Israel serang Iran hingga tewaskan Ayatollah Ali Khamenei sang pemimpin tertinggi. Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersedia bertolak menuju Teheran, Iran, demi terciptanya kondisi keamanan yang kondusif.
AS-ISRAEL SERANG IRAN - Amerika Serikat dan Israel serang Iran hingga tewaskan Ayatollah Ali Khamenei sang pemimpin tertinggi. Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersedia bertolak menuju Teheran, Iran, demi terciptanya kondisi keamanan yang kondusif. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Situasi Terkini Iran Turut Dibahas

Tak hanya membicarakan peluang mediasi, pertemuan tersebut juga menyinggung kondisi mutakhir di Iran.

Duta Besar Iran memaparkan perkembangan terbaru di negaranya, termasuk perlawanan rakyat Iran serta jatuhnya korban sipil.

Baca juga: MUI Dukung Prabowo Segera Terbang ke Teheran: Damaikan Iran-AS, Tapi Jangan Lupakan Kondisi Bangsa!

“Dalam pembicaraan dan kunjungan Dubes Iran, telah disampaikan situasi terakhir yang terjadi di Iran dan juga perlawanan rakyat Iran serta korban yang dicapai oleh kebanyakan sipil seperti anak sekolah dan sebagainya,” jelas Kalla.

Paparan itu menggambarkan bahwa dampak konflik tidak hanya menyentuh ranah militer dan politik, tetapi juga menimbulkan korban dari kalangan masyarakat sipil, termasuk anak-anak sekolah.

Didampingi Mantan Menteri Hukum dan HAM

Dalam pertemuan tersebut, Jusuf Kalla tidak sendiri. Ia turut didampingi oleh mantan Menteri Hukum dan HAM, Hamid Awaluddin.

Pertemuan ini menjadi bagian dari dinamika diplomasi Indonesia di tengah ketegangan global yang terus meningkat.

Kini, publik menantikan apakah wacana mediasi yang diisyaratkan tersebut benar-benar akan berlanjut menjadi langkah konkret, apabila seluruh pihak membuka ruang untuk dialog dan perdamaian.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.