TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Pria berusia 62 tahun inisial SY nekat meganiaya anak menantunya sendiri bernama Herman (40) karena rasa cemburu.
SY tidak terima karena Herman kerap mendapat perhatian lebih dari sang mantan istrinya bernama Sriyanti.
Pria lansia ini pun langsung menyerang korban menggunakan benda tajam jenis sabit.
Baca juga: Peruntungan Shio Ayam Besok 4 Maret 2026: Fokus pada Kesehatan dan Hindari Sikap Kritis
Baca juga: ASN Terseret Kasus Narkoba, Delapan Tersangka Ditangkap Polisi dalam Operasi 2 Bulan di Mamuju
Peristiwa ini terjadi di rumah mertua Herman di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Senin (2/3/2026).
Korban yang sedang sibuk memperbaiki pintu rumah mertua perempuanya tiba-tiba diserang oleh mertua lelakinya hingga kepala Herman luka-luka bersimbah darah.
Korban kemudian dibawa ke puskesmas setempat untuk dirawat, luka robek di kepala Herman harus dijahit.
Usai menebas korban, SY sempat kabur dan bersembunyi di rumah warga.
Namun tak lama kemudian SY secara koperatif menyerahkan diri ke kantor polisi.
"Kecemburuan, cemburu sama menantunya korban," kata Kepala Desa Sidorejo, Nurdin kepada wartawan.
Disebutkan pelaku kerap bercerita tentang niatnya menganiaya korban.
Sebab korban dianggap terlalu mendapat perhatian dari mertua perempuannya bernama Sriyanti yang merupakan mantan istri pelaku.
Sementara Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna mengungkap alasan lain pelaku sehingga menganiaya korban.
Pelaku mengaku sakit hati karena pernah diusir meninggalkan rumah korban.
"Motif kejadian karena sakit hati, terduga pelaku pernah di usir dari rumah korban, diketahui terduga pelaku adalah mertua dari korban," kata Sandy.
Dia mengungkap kronologi terjadinya penganiayaan, bermula ketika pelaku mendatangi korban.
Saat itu korban sedang mengerjakan pintu di rumah mertua perempuannya.
Terduga pelaku membawa sebilah sabit untuk mencari makan kambing, berpapasan dengan korban di depan pintu rumah dan langsung melakukan penganiayaan.
Penganiayaan ini mengakibatkan korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala.
Sandy mengatakan, pelaku yang sempat kabur dan bersembunyi karena ketakutan usai kejadian.
"Tak berselang lama, terduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek diantar oleh tetangganya," katanya lagi.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, pelaku dan barang bukti sabit telah diserahkan ke Polres Polman.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli