TRIBUNSTYLE.COM - Kehadiran Nagita Slavina di podcast milik Habib Jafar dalam kanal YouTube Jeda Nulis baru-baru ini mencuri perhatian.
Ia datang seorang diri tanpa didampingi sang suami, Raffi Ahmad.
Dalam perbincangan tersebut, ibu dari Rafathar Malik Ahmad itu diminta membagikan amalan yang rutin ia lakukan hingga bisa berada di titik kesuksesan seperti sekarang. Permintaan itu sempat membuatnya merasa sungkan.
Namun setelah mendapat penjelasan bahwa berbagi pengalaman bisa menjadi referensi dan pembelajaran bagi orang lain bahkan para ulama pun kerap melakukannya ia akhirnya bersedia bercerita.
Dikutip Banjarmasinpost.co.id dari tayangan YouTube Jeda Nulis, Selasa (3/3/2026), Nagita mengungkapkan ada tiga amalan yang selama ini ia jalankan secara konsisten.
Pertama, ia selalu membaca ayat kursi setelah menunaikan shalat lima waktu.
Baca juga: Status Bayi Laki-laki yang Digendong Nagita Slavina, Senasib dengan Lily yang Diadopsi Raffi Ahmad
Kedua, rutin bersedekah setiap hari Jumat. Ketiga, memanjatkan doa di hari Jumat pada waktu ashar menjelang maghrib di waktu-waktu tertentu.
“Itu dia memilih amalan memilih pahala kan terus diistikomahin walaupun sekecil apapun aku gak tau itu pengaruhnya segimana tapi alhamdulillah masih bisa menerima banyak keberkahan sampai sekarang," ujarnya.
Amalan pertamanya dilakukan setiap selesai shalat.
"Baca ayat suci setelah habis shalat." ungkapnya.
Selain itu, yang kedua, ternyata sedekah, terutama saat Jumat.
"Terus apalagi ya sedekah Jumat," ujar Nagita Slavina.
Terakhir, Nagita juga mengamalkan berdoa setelah Ashar menjelang Magrib ketika Jumat.
"Berdoa Ashar sebelum Maghrib di hari Jumat di waktu-waktu tertentu yang kayanya menurut aku tuh berdoa setelah shalat ashar di hari Jumat itu yang Allah nggak akan nggak kabulin, “ jelasnya.
Lebih dari itu, Nagita selalu berusaha memahami tujuannya dalam beramal.
Ia tidak hanya sekedar memberi bantuan kepada orang lain namun juga turut memaknai maksud dari perbuatannya sendiri.
Habib Jafar pun setuju akan pernyataan Nagita demikian sebab masih banyak orang yang salah mengartikan shalat agar bisa kaya raya padahal sejatinya shalat tidak membuat kaya namun menjadikan hidup bahagia.
Bahkan Habib sendiri kagum melihat keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang jor-joran dalam membantu kesusahan orang lain.
Salah satunya seperti saat pasangan suami istri ini membantu membiayai pengobatan orang sakit sampai sembuh tanpa rasa pamrih.
Hal ini menuai beragam tanggapan warganet dalam kolom komentar unggahan podcast YouTube Habib Jafar tersebut sebagai berikut.
@adeintan8598: Podcast sama mama gigi kelas berisi banget, tidak menjelekan suami, dan tidak meninggikan diri sendiri.
*Mama gigi tuh jarang ke podcast orang lain karena dia tidak terlalu suka mengekspos / mengulik lebih dalam cerita kehidupan rumah tangganya..
Apalagi kalo ada pertanyaan tentang nominal⊃2; usaha segala macem lainnya, mama gigi no komen banget dah.
@pixmagaming6331: Raffi yg ekstrovert ketemu gigi yg introvert jd saling melengkapi, btw jarang-jarang gigi mau hadir di podcast loh, spesial banget ini sih apalagi nyeritain sisi lain dari nagita tuh jarang banget dia mau cerita
@VinaRizma-m8s: Aku setuju bgt sama mama gigi pas dia bilang beribadah itu memang harus dipaksa kita masih kecil, biar jdi terbiasa, biar kalau mereka ninggalin ibadah itu sendiri mereka kyk berdosa, krna memang beribadah itu awalnya harus dipaksa, aku sendiri ngerasainnya dulu bgt pas masih kecil kalau sholat harus dipaksa, apalagi pas isya dan subuh, itu kan mls bgt sholat tp.krna dipaksa sama orngtua dan orng2 disekeliling jdinya terbiasa, dan skrng klo ninggaliin sholat sekali aja nyeselnya kyk seumur hidup gitu, ngga nyaman pol hati tuh sngt tdk tenang, tp klo udh sholat Ingsng lega pol, MasyaAllah jgn pernah engkau angkat nikmat ibadahku.. Aminnnn
@iingakhmadmisbah: Mama Gigi itu Siti Khadijah masa kini; suaminya ngasih uang ke orang2 glasar-glosor ratusan juta sampai milyaranpun asyik2 aja kelihatannya, ikhlas mendukung, padahal kan itu tegas ngurangin jatahnya dia sebagai istri. Subhanallah, luar biasa Mama Gigi ini. Sehat terus Mama Gigi, juga keluarganya semua, orang2 baik, Allah lipatgandakan pahalanya, Allah berkahi dunia akherat. Aamiin..
Dai kondang Tanah Air, Buya Yahya mengingatkan setiap manusia telah ditentukan rezekinya oleh Allah SWT.
Namun agar rezeki terasa cukup dan penuh berkah, Buya Yahya, menyampaikan dua resep dari Nabi Muhammad SAW.
Pertama, jangan mengikuti gaya hidup orang lain.
Kedua, hindari hidup berfoya-foya dan biasakan diri dengan kesederhanaan.
Dengan menerapkan prinsip qonaah (merasa cukup), seseorang akan hidup lebih tenang, tidak dibebani oleh keinginan duniawi, dan akan selalu merasa cukup dengan apa yang telah Allah berikan.
Menurut Buya Yahya, hidup sederhana sesuai ajaran Nabi akan membawa kedamaian lahir dan batin.
Buya Yahya menyampaikan hal ini dalam video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (22/4/2024).
Dia menyebutkan agar rezeki selalu cukup, ikutilah sesuai resep dari Baginda Rasulullah SAW.
"Kalau kita ingin merasa rizki (rezeki) itu cukup, itu adalah resepnya Baginda Nabi," kata Buya Yahya.
Sesuai dengan resep Nabi SAW, ada dua cara agar rezeki terasa cukup dan berkah.
Pertama lanjut Buya Yahya, hiduplah berkecukupan dengan tidak mengikuti gaya hidup orang lain.
Kedua, manusia juga jangan terbiasa berfoya-foya dan biasakan hidup dalam kesederhanaan.
"Jangan ikuti gaya hidupnya orang, jangan terbiasa berfoya-foya, jangan hidup dengan mengikuti gayanya hidupnya orang lain.
Biasakan dengan kesederhanaan, setelah itu akan menjadi hidup itu indah," sambung Buya Yahya.
Buya Yahya menyarankan tidak usah mengejar baju, HP, dan motor bermerek.
"Kalau diberikan oleh Allah tidak apa-apa, tetapi kalau tidak jangan memaksakan," imbuhnya.
Lanjut Buya Yahya kalau cara hidup seperti itu sebagaimana yang diajarkan baginda Nabi SAW diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, maka manusia tidak akan bingung dengan kehidupan dan selalu merasa cukup.
"Maka hidup dengan cara seperti itu yang diajarkan Nabi, kita tidak akan bingung dengan kehidupan ini," katanya.
"Sehingga dia merasa cukup, qonaah, sehingga kata Imam Syafi'i kalau orang punya sifat seperti itu, dia seperti raja dunia, nggak pernah tersiksa dengan keinginan-keinginannya.
Semoga Allah memberikan kita qonaah, Allah mencukupkan lahir batin kita, dunia akhirat," pungkas Buya Yahya.
(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli Saputri)