TRIBUNNEWS.COM - Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda dalam kehidupan umat Islam.
Selama sebulan penuh, orang Islam menjalankan ibadah puasa sebagai salah satu rukun Islam, yakni menahan diri dari makan, minum, serta segala perbuatan yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Namun, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, memperbanyak sedekah, serta memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Setiap harinya, umat Islam menanti datangnya waktu berbuka sebagai penanda berakhirnya puasa.
Buka puasa bukan hanya tentang menikmati hidangan setelah seharian menahan diri, tetapi juga wujud rasa syukur atas nikmat dan kekuatan yang diberikan untuk menyelesaikan ibadah hari itu.
Karena itu, mengetahui jadwal berbuka secara tepat menjadi hal yang penting agar pelaksanaan ibadah berjalan sesuai tuntunan.
Bagi masyarakat di Pangkalpinang, informasi jadwal buka puasa hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, menjadi panduan utama dalam mengatur waktu ibadah, mulai dari persiapan berbuka, salat Maghrib, hingga rangkaian ibadah malam seperti Isya dan Tarawih.
Dengan jadwal yang akurat, umat Islam dapat menjalani Ramadan dengan lebih tertib, khusyuk, dan penuh keberkahan.
Berdasarkan informasi dari kanal Ramadan Kebaikan Melokal, berikut jadwal shalat dan waktu berbuka puasa di Pangkalpinang hari ini:
Baca juga: Hikmah Puasa Melatih Ketajaman Nurani, Menajamkan Kekuatan Imajinasi Spiritual
Waktu berbuka puasa di Pangkalpinang hari ini jatuh pada pukul 18.15 WIB, bertepatan dengan masuknya waktu Maghrib.
Dianjurkan untuk membatalkan puasa dengan makanan atau minuman yang ringan terlebih dahulu, kemudian menunaikan salat Maghrib sebelum melanjutkan santapan utama.
Setelah itu, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Isya dan Tarawih.
Menjelang Maghrib, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa karena termasuk waktu yang mustajab.
Berikut doa yang dapat dibaca saat berbuka:
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Artinya: Dahaga hilang, tenggorokan basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.
Doa lain yang juga sering diamalkan:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Artinya: Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, dan berbuka dengan rezeki-Mu.
Selain membaca doa, terdapat beberapa adab berbuka yang dapat diamalkan agar ibadah semakin sempurna, dikutip dari baznas.go.id:
Umat Islam dianjurkan tidak menunda berbuka ketika matahari telah terbenam.
Hal ini menjadi salah satu sunnah yang menunjukkan ketaatan terhadap waktu yang telah ditetapkan.
Jika tersedia, berbuka dengan kurma merupakan sunnah Nabi Muhammad SAW.
Bila tidak ada, air putih menjadi pilihan yang baik untuk mengembalikan cairan tubuh setelah seharian berpuasa.
Sebelum menyantap hidangan, membaca doa berbuka menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Setelah membatalkan puasa dengan yang ringan, dianjurkan untuk segera menunaikan salat Maghrib sebelum melanjutkan makan besar.
Meski rasa lapar terasa kuat, Islam mengajarkan untuk tetap menjaga keseimbangan dalam makan dan minum agar tubuh tetap sehat dan ibadah malam dapat dijalankan dengan khusyuk.
(Tribunnews.com/Farra)