SURYA.co.id, SURABAYA - DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menggelar Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) tingkat provinsi, Minggu (1/3/2026).
Ajang ini diikuti peserta terbaik hasil seleksi kabupaten/kota, untuk menentukan wakil Jatim yang akan bersaing di tingkat nasional.
Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhamad Syadid mengatakan, ajang ini menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan sekaligus ajang konsolidasi nilai Qur’ani di internal partai.
Baca juga: Soal Jamkrida Jatim Fraksi PKS Minta Evaluasi Sebelum Terima Suntikan Modal
Sehingga, MHQ ini disebut bukan sekadar perlombaan tahfidz yang digelar oleh PKS Jatim.
"Jangan hanya membawa pulang tropi. Sepulang dari sini, tugasnya adalah menghadirkan pelayanan di tengah masyarakat," kata Syadid dalam penjelasannya kepada SURYA.co.id, Senin (2/3/2026).
Syadid mengungkapkan, MHQ tingkat wilayah ini menjadi wujud bahwa pembinaan kader berbasis Al-Qur’an tidak berhenti pada seremoni.
Partisipasi 38 daerah di Jawa Timur secara berjenjang ini, disebut menjadi upaya sistematis dalam membangun tradisi di internal partai.
Sementara itu, Ketua Panitia Ramadhan DPW PKS Jatim, Darmidi, mengungkapkan bahwa MHQ secara berjenjang dari tingkat daerah hingga wilayah merupakan konsistensi pembinaan kader berbasis nilai spiritual.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa MHQ ini memiliki pesan kuat.
Yakni, ditengah dinamika sosial dan politik yang terjadi, pondasi nilai tetap menjadi pegangan utama.
“Jawa Timur memiliki potensi besar para huffazh dari kalangan kader. Ini bisa menjadi gerakan besar pembinaan Al-Qur’an ke depan,” ujarnya.