TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 7 Manado pada Selasa (3/3/2026) berjalan lancar.
Total sebanyak 1.616 porsi MBG didistribusikan kepada siswa, guru, dan pegawai di sekolah tersebut.
Penanggung jawab (PIC) penyaluran MBG di SMAN 7 Manado, Fran Setiyo Herdianto, menjelaskan bahwa jumlah siswa di sekolah itu saat ini sebanyak 1.486 orang.
Angka tersebut menjadi dasar penyaluran MBG pada tahap awal.
“Untuk MBG sendiri itu sejumlah 1.486, karena jumlah siswa di SMA ini sejumlah itu. Dulu sempat 1.500, tapi sekarang 1.486 sesuai data dapodik,” ujar Fran.
Pada awal program, MBG hanya diperuntukkan bagi siswa.
Namun sejak Januari 2026, terdapat kebijakan baru yang mengikutsertakan tenaga pendidik dan pegawai sebagai penerima manfaat.
“Per Januari 2026 mulai ada kebijakan baru bahwa guru dan pegawai juga mendapat bagian,” jelasnya.
Di SMAN 7 Manado, jumlah guru dan pegawai sekitar 130 orang.
Mereka terdiri dari guru mata pelajaran serta tenaga kependidikan seperti satpam, tukang kebun, dan petugas kebersihan.
Dengan demikian, total MBG yang didistribusikan dari dapur ke sekolah mencapai 1.616 porsi.
Fran menegaskan, dirinya bertanggung jawab atas proses penyaluran di lingkungan sekolah.
“Semua keluhan atau masukan dari guru maupun siswa disampaikan ke saya. Jadi satu pintu. Nanti saya yang menyampaikan langsung ke penanggung jawab dapur,” katanya.
Sejauh ini menu MBG dinilai cukup bervariasi mulai dari ayam, telur, hingga ikan dalam satu pekan.
Distribusi dilakukan hingga hari Jumat.
Karena Sabtu tidak ada kegiatan belajar mengajar, maka porsi Sabtu diganti dengan MBG kering atau snack yang dibagikan pada hari Jumat bersamaan dengan MBG basah.
“Jadi hari Jumat siswa dapat dua, MBG basah dan MBG kering. MBG kering itu snack untuk jatah Sabtu,” jelas Fran.
Khusus selama bulan Ramadan, siswa beragama Islam mendapat MBG kering.
Hal itu dilakukan agar makanan bisa dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.
Isi MBG kering terdiri dari roti, buah, telur, dan susu.
Baca juga: Kejati Sulut Sita Bukti Transaksi dan Emas dari Sejumlah Toko, Lengkapi Penyidikan Kasus Tambang
Baca juga: Kejati Sulut Geledah Sejumlah Toko Emas di Manado dan Kotamobagu, Akademisi Duga Penampungan Ilegal
Fran menyebutkan, setiap dapur memiliki anggaran sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per porsi, dengan komposisi gizi yang telah diperhitungkan oleh ahli gizi.
“Di dalamnya ada protein, karbohidrat, serat, dan susu. Jadi memang sudah disesuaikan dengan standar gizi,” pungkasnya.(*)