SURYAMALANG.COM, MALANG - Langit Malang akan diselimuti gerhana bulan total berwarna merah pada malam ke-14 Ramadhan, Selasa 3 Maret 2026.
BMKG Juanda menjelaskan fenomena blood moon terjadi saat Bulan berada dalam bayangan inti Bumi.
Cahaya merah hasil pembiasan atmosfer membuat Bulan tampak gelap dan mempesona.
Peristiwa ini bisa diamati masyarakat Jawa Timur dengan mata telanjang mulai sore hingga malam hari.
BMKG Juanda menjelaskan gerhana bulan total disebut blood moon karena saat fase totalitas, Bulan akan tampak berwarna merah gelap.
Warna tersebut muncul ketika Bulan sepenuhnya berada dalam bayangan inti Bumi (umbra) dan hanya menerima cahaya merah hasil pembiasan atmosfer Bumi.
Berikut jadwal fase gerhana bulan total 3 Maret 2026 untuk wilayah Jawa Timur, dikutip dari akun Instagram @bmkgjuanda.
17.45 WIB: Bulan terbit di ufuk timur dalam kondisi sudah memasuki gerhana sebagian.
18.04 WIB: Mulai gerhana total, piringan Bulan berubah merah seluruhnya.
18.34 WIB: Puncak gerhana, warna merah tampak paling pekat dan gelap.
19.02 WIB: Akhir gerhana total, warna merah mulai memudar dan kembali ke fase sebagian.
20.17 WIB: Gerhana kasat mata berakhir.
BMKG menjelaskan fenomena blood moon terjadi saat gerhana bulan total, yaitu ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus. Cahaya Matahari yang seharusnya langsung menerangi Bulan terhalang oleh Bumi.
Namun, sebagian cahaya merah dengan panjang gelombang lebih besar tetap diteruskan melalui atmosfer Bumi dan membiaskan ke arah Bulan.
Proses ini dikenal sebagai hamburan Rayleigh, yang membuat cahaya biru lebih banyak terhambur dan menyisakan cahaya merah yang mencapai Bulan.
Untuk pengamatan di Jawa Timur, BMKG memberikan beberapa tips:
Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini untuk mengamati salah satu peristiwa astronomi paling menarik di tahun 2026.
(SURYAMALANG.COM/KOMPAS.tv)