GoTo Tingkatkan Alokasi Bonus Hari Raya 2026 dengan Total Anggaran Naik 2 Kali Lipat
Yoseph Hary W March 03, 2026 07:14 PM

JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: “GOTO” atau “Perseroan”) 
berkomitmen untuk menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 kepada 
Mitra Driver Gojek roda dua dan roda empat yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber 
pendapatan utama maupun tambahan, dan berkomitmen menjaga kualitas layanan yang baik 
kepada pelanggan. 

BHR sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagaimana 
diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beserta Menteri 
Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan 
Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan CEO Danantara Rosan 
Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, “Bonus Hari 
Raya ini telah dilakukan dengan komunikasi intensif dengan para aplikator dan alhamdulillah 
komitmen kuat dari para aplikator juga diwakili dengan yang hadir pada pagi hari ini. Untuk 
tahun 2026, BHR akan diberikan kepada lebih dari 850.000 mitra penerima dengan nilai total 
sekitar Rp220 miliar.” 

Airlangga menambahkan bahwa GoTo mengalokasikan anggaran Rp100-110 miliar di tahun ini, 
meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp50 miliar. Adapun GoTo BHR 
tahun ini akan diterima oleh 400.000 mitra di tiap platform. 

Hans Patuwo, Direktur Utama/ CEO GoTo mengatakan, “Bonus Hari Raya ini bukan sekadar 
bentuk dukungan finansial, tetapi juga wujud semangat kekeluargaan yang selalu kami jaga di 
GoTo. Kami bersyukur para Mitra terus mempercayakan Gojek dan GoTo sebagai tempat 
memperoleh pendapatan dan tumbuh bersama. Dengan semangat ini, kami menyalurkan BHR 
sebagai bentuk apresiasi GoTo atas kontribusi mitra dalam menjaga kualitas serta keandalan 
layanan kepada pelanggan dalam 12 bulan terakhir, dengan tetap mempertimbangkan 
kemampuan perusahaan.” 

Di BHR 2026, total alokasi anggaran yang disiapkan Perseroan meningkat lebih dari dua kali 
lipat dibandingkan tahun sebelumnya, dari Rp50 miliar di tahun 2025 menjadi Rp110 miliar 
tahun ini. Selain itu, untuk kategori dengan nominal terendah, besaran BHR meningkat sebesar 
3–4 kali lipat, dari sebelumnya Rp50.000 di tahun 2025, kini menjadi Rp150.000 untuk Mitra 
roda dua dan Rp200.000 untuk Mitra roda empat di tahun ini.  

BHR merupakan bentuk apresiasi dan semangat kekeluargaan GoTo dalam mendukung Mitra 
Driver untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga, berbeda dengan Tunjangan 
Hari Raya (THR) sebagaimana untuk pekerja formal. 

Dalam penetapan penerima, GoTo tetap berfokus pada prinsip keberimbangan berdasarkan 
kategori/level Mitra Driver yang tertera di Aplikasi Gojek Driver (aplikasi mitra) agar proses 
penyaluran dilakukan secara transparan dan akuntabel.  

Kriteria tersebut mencakup: 

● Tingkat penggunaan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan 
(diukur melalui jam online) 
● Kualitas pelayanan (diukur melalui tingkat penerimaan dan penyelesaian order) 

Berikut pembagian Kelompok Penerima BHR: 

1. Mitra Juara: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan utama 
(produktivitas tinggi) dan memberikan kualitas layanan yang baik.

- Mitra Juara akan dibagi menjadi 6 (enam) kategori berdasarkan frekuensi 
menjadi ‘Mitra Juara’ dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali).  

2. Mitra Andalan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan 
tambahan/sampingan (produktivitas sedang) dan memberikan kualitas layanan yang 
baik.  

- Mitra Andalan akan dibagi menjadi 3 (tiga) kategori berdasarkan frekuensi  
menjadi ‘Mitra Andalan’ dalam satu tahun terakhir (antara 1 hingga 12 kali).  

3. Mitra Harapan: Mitra yang menjadikan platform Gojek sebagai sumber pendapatan 
sesekali (produktivitas rendah) atau mitra yang memiliki tingkat penerimaan dan 
penyelesaian order yang cukup.

- Mitra Harapan yang pernah menjadi ‘Mitra Juara’ paling tidak 1 (satu) kali dalam 
12 (dua belas) bulan terakhir, atau 
- Mitra Harapan yang pernah menjadi ‘Mitra Andalan’ paling tidak 1 (satu) kali 
dalam 12 (dua belas) bulan terakhir. 

Para Mitra Roda Dua akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari Rp150.000 hingga 
Rp900.000, sedangkan Mitra Roda Empat akan menerima kisaran besaran BHR mulai dari 
Rp200.000 hingga Rp1.600.000.  

BHR akan disalurkan ke Mitra melalui saldo GoPay Mitra mulai tanggal 4 - 6 Maret 2026. 

“Kami memahami bahwa perjalanan setiap mitra berbeda, ada yang dapat aktif penuh selama 
12 bulan, ada pula yang sempat beristirahat karena kondisi kesehatan atau tanggung jawab 
keluarga. Oleh karena itu, tahun ini kami merancang penyempurnaan kategori penerima BHR 
berdasarkan pemahaman mendalam terhadap dinamika dan tantangan di lapangan. Dengan 
pendekatan ini, BHR diharapkan dapat disalurkan secara lebih adil dan transparan,” tutup Hans. 

BHR merupakan salah satu pilar dari Program Apresiasi Mitra (PAM) yang berkomitmen 
memberikan dukungan kesejahteraan Mitra yang komprehensif dan tepat sasaran.

Selain BHR, PAM menghadirkan program perlindungan sosial seperti BPJS Kesehatan dan BPJS 
Ketenagakerjaan gratis sejak Desember 2025, serta voucher diskon kebutuhan operasional. 
PAM juga menghadirkan Bursa Kerja Mitra Gojek, program beasiswa bagi mitra dan keluarga, 
serta Program Usaha Mitra Swadaya untuk mendukung peningkatan kapasitas dan peluang 
pendapatan tambahan mitra. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.