Nasib Macan Tutul yang Dibius Pasca Teror Desa Sepanjang Karanganyar, Dibawa ke Solo Safari
Vincentius Jyestha Candraditya March 03, 2026 08:15 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Macan Tutul yang turun ke permukiman Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar berhasil diamankan, Selasa (3/3/2026).

Hewan buas itu dievakuasi dengan cara dengan ditembak menggunakan obat bius.

Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, pukul 14.50 WIB tim evakuasi tiba  di rumah warga Dusun Sendang, Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Nampak, setelah tiba mereka mempersiapkan peralatan untuk menangkap dan evakuasi Macan Tutul itu.

DITEMBAK OBAT BIUS - Proses evakuasi macan tutul di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (3/3/2026). Hewan buas itu dievakuasi dengan cara dengan ditembak menggunakan obat bius. Macan tutul itu sudah meneror Desa Sepanjang selama beberapa terakhir dan sempat memangsa beberapa ekor ayam.
DITEMBAK OBAT BIUS - Proses evakuasi macan tutul di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (3/3/2026). Hewan buas itu dievakuasi dengan cara dengan ditembak menggunakan obat bius. Macan tutul itu sudah meneror Desa Sepanjang selama beberapa terakhir dan sempat memangsa beberapa ekor ayam. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Terlihat mereka mempersiapkan suntik bius dan alat peniup.

Pukul 15.00 WIB, mereka mulai turun ke lokasi macan itu bersembunyi. Sehingga, pukul 15.20 WIB, macan berhasil dibius dan tertidur.

Pada saat itu, mereka kemudian langsung menutup dengan jaring dan menggotong badan macan itu kontainer milik warga setempat untuk dilakukan pengecekan kesehatan.

Setelah dicek, tubuh macan yang masih lemah itu kemudian dibawa ke mobil kabin dengan ada teralis besi di atasnnya.

Dibawa ke Solo Safari

Diketahui, hewan buas itu dibawa ke Solo Safari untuk mendapatkan perawatan di sana.

Kepala BPBD Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan dalam proses evakuasi, pihaknya berkoodinasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Teror Macan Tutul di Desa Sepanjang Karanganyar, Mangsa 5 Ekor Ayam Hingga Jebol Dinding Kamar Mandi

"Mulai dari BKSDA Kota Surakarta , Forkompinca Tawangmangu, hingga pemangku wilayah Desa Sepanjang serta  Solo Safari untuk evakuasi dan Alhamdulillah berhasil dievakuasi," kata  Hendro, Selasa (3/3/2026).

Hendro mengatakan proses evakuasi membutuhkan waktu 30 menit.

Ia mengatakan, proses evakuasi menggunakan tembak bius.

"Gunakan tembak bius, prosesnya 30 menit dan saat ini Macan itu dibawa ke Solo Safari," pungkasnya.

Sempat Teror Warga

Teror macan tutul di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, kian meresahkan warga.

Dalam empat hari berturut-turut, hewan buas itu memangsa lima ekor ayam milik warga hingga merusak kandang dan bahkan menjebol dinding kamar mandi rumah salah satu warga.

Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu sahur. Warga baru menyadari keberadaan macan tutul setelah mendapati ayam-ayam mereka hilang dan kandang dalam kondisi rusak.

JEJAK MACAN TUTUL - Jejak yang diduga kuat sebagai tapak kaki macan tutul tampak jelas di permukaan tanah berlumpur di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar,  Minggu (1/3/2026). Beberapa kali dalam sepekan terakhir, macan tutul kembali turun dari lereng Gunung Lawu ke permukiman warga di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Hewan buas itu dilaporkan memangsa sejumlah ayam peliharaan dan bahkan terlihat langsung oleh warga di Desa Sepanjang.
JEJAK MACAN TUTUL - Jejak yang diduga kuat sebagai tapak kaki macan tutul tampak jelas di permukaan tanah berlumpur di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (1/3/2026). Beberapa kali dalam sepekan terakhir, macan tutul kembali turun dari lereng Gunung Lawu ke permukiman warga di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Hewan buas itu dilaporkan memangsa sejumlah ayam peliharaan dan bahkan terlihat langsung oleh warga di Desa Sepanjang. (Dok. Istimewa)

Giyarti (40), warga Dusun Sendang, RT 03 RW 11, Desa Sepanjang, mengatakan pertama kali mengetahui ayam milik ibunya dimangsa macan tutul pada pagi hari.

"Tahunya saya masuk ke kandang, macannya makan 3 ayam ibu saya, yang satu ditinggal, dan ada lubang besar pada kandang itu," kata Giyarti, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Lebih dari Sekali! Macan Tutul Terpantau Turun Gunung Lawu Karanganyar, Mangsa Ternak Warga

Ia menyebut, macan tersebut kembali datang pada hari berikutnya dan kembali memangsa ayam di kandang yang sama. Kejadiannya pun hampir serupa, terjadi tengah malam menjelang sahur.

"Macan itu datang sekira tengah malam mendekati sahur, karena pukul 24.00 WIB, suami saya masih di duduk depan rumah dan tidak ada yang lewat, namun paginya menemukan lagi ayam hilang," kata Giyarti.

Tak hanya di rumahnya, ayam milik tetangga juga menjadi sasaran. Total lima ekor ayam dilaporkan hilang dimangsa.

"Di sini 3 ekor, di kandang tetangga 2 ekor, jadi ada 5 ekor," kaya dia.

Puncaknya terjadi pada hari keempat sekitar pukul 20.00 WIB, bertepatan dengan waktu Salat Tarawih.

Baca juga: Misteri Macan Tutul di Tawangmangu Karanganyar, Muncul Menjelang Subuh di Kandang Ayam Milik Warga

Suami Giyarti melihat langsung macan tutul berada di sekitar bronjong besi di depan rumahnya. Hewan itu diduga sedang mencari makanan.

"Waktu malam taraweh, jam 8 malam, macannya masuk Bronjong besi, awalnya kelihatan ekornya, itu masuk lalu belok kemudian keluar lagi , macan itu juga sempat jebol bagian kamar mandi rumah saya," kata dia.

Menurut Giyarti, aksi macan tutul tersebut terjadi selama empat hari berturut-turut di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kejadian Macan Tutul memasang ayam warga kami terjadi 4 hari secara berturut-turut, masing-masing di kandang kami 2 kali di tetangga 2 kali," ucap dia.

Warga kini meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari, karena macan tutul tersebut dinilai semakin berani mendekati permukiman.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.