TOBOALI, BABEL NEWS - Empat pos pengamanan dan pelayanan akan berdiri di sejumlah titik strategis di Kabupaten Bangka Selatan, selama arus mudik dan libur Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini disiapkan Polres Bangka Selatan dalam Operasi Ketupat 2026 yang bakal digelar pada tanggal 13-25 Maret 2026. Pos tersebut nantinya difokuskan dalam mengawal arus mudik dan lonjakan aktivitas warga.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, pendirian pos tersebut menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu. Khususnya dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran.
Empat pos tersebut beroperasi selama 13 hari untuk memastikan perjalanan Lebaran berlangsung aman dan nyaman. "Dalam Operasi Ketupat, kami akan mendirikan empat pos," ujar Agus Arif Wijayanto, Senin (2/3).
Menurutnya, empat pos yang dimaksud terdiri dari tiga Pos Pengamanan (Pos Pam) dan satu Pos Pelayanan (Pos Yan). Tiga Pos Pam akan ditempatkan di wilayah Kecamatan Payung, Pelabuhan Penyebrangan Sadai dan Kecamatan Airgegas. Sementara satu Pos Yan didirikan di pusat Kota Toboali.
Penempatan pos tersebut mempertimbangkan titik-titik strategis yang diperkirakan mengalami peningkatan arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat. Wilayah Kecamatan Payung dan Kecamatan Airgegas merupakan jalur penghubung antar kecamatan yang kerap dilintasi pemudik. Sedangkan Kecamatan Toboali sebagai ibu kota kabupaten menjadi pusat keramaian dan aktivitas perdagangan.
Pos Pam difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, patroli, serta antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara Pos Yan lebih menitikberatkan pada pelayanan langsung kepada masyarakat. "Di Pos Pelayanan nanti kami akan menyediakan pemeriksaan kesehatan, terutama layanan kesehatan gratis. Pos pelayanan akan kita dirikan di kawasan Pasar Modern Toboali," jelasnya.
Untuk mendukung layanan tersebut, Polres Bangka Selatan akan bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat. Selain itu, tim dokter kepolisian (Dokkes) dari internal polres juga akan diterjunkan guna memastikan kesiapan tenaga medis selama operasi berlangsung. Keberadaan layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat.
"Selain pengamanan lalu lintas, aparat juga akan melakukan pengawasan di pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, serta lokasi wisata yang diprediksi ramai pasca lebaran," ujarnya.
Agus Arif Wijayanto menegaskan, keberhasilan operasi tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam mematuhi aturan. Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan untuk perjalanan jauh, baik sepeda motor maupun mobil.
"Kami dari Polres Bangka Selatan bersama Pemda dan Kodim mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau berwisata agar tetap mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas," pungkas Agus Arif Wijayanto. (u1)
Terjunkan 120 Personel
KAPOLRES Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengungkapkan, total terdapat 120 orang personel kepolisian akan diterjunkan dalam operasi tersebut. Kekuatan itu tidak hanya berasal dari unsur kepolisian, tetapi juga melibatkan lintas instansi guna memastikan pengamanan berjalan optimal. Mulai dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0432/Bangka Selatan, pemerintah daerah serta seluruh stakeholder terkait.
Ia menegaskan, keberhasilan pengamanan Idulfitri tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder. Tujuan utamanya memberikan kenyamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang akan beraktivitas, baik mudik maupun melaksanakan wisata setelah Idulfitri.
"Intinya seluruh stakeholder harus saling bersinergi karena kita sama-sama berkomitmen bahwa Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan," ujar Agus Arif Wijayanto.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan untuk bepergian jauh. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau berwisata agar tetap mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas," sebutnya. (u1)