TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Waktu menunjukkan pukul 17.00 WIB, pengunjung sudah memadati area Alun-alun Masjid Agung Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026).
Pedagang pun nampak sibuk melayani pembeli yang berburu takjil.
Parkiran Masjid Agung nampak dipenuhi kendaraan roda dua.
Lalu lalang pengunjung begitu ramai di depan Masjid Agung Palabuhanratu dan juga area pedagang di depan Setda.
Di tengah kesibukan para pengunjung dan pedagang.
Belasan anggota Ikatan Remaja Masjid Agung (IRMA) Palabuhanratu, juga terlihat sibuk.
Baca juga: Patroli Bersepeda Ontel di Bulan Ramadan: Polsek Pagaden Bagi-bagi Takjil, Silaturahmi dengan Warga
Bukan mencari takjil, mereka sibuk menyiapkan seratusan paket takjil gratis untuk dibagikan kepada masyarakat untuk berbuka puasa.
Ratusan piring kecil mulai ditata oleh remaja masjid, diisi kurma, gorengan dan paket makanan juga disiapkan untuk disajikan kepada masyarakat atau pengunjung di sekitar Masjid Agung Palabuhanratu.
Ketua IRMA Palabuhanratu, Sahrul Sidiq, mengatakan, 100 paket takjil dan makan gratis itu setiap hari disediakan selama bulan Ramadan.
Penyajian itu merupakan program rutin setiap Ramadan di Masjid Agung Palabuhanratu.
"Tiap hari kita menyediakan sebanyak kurang lebih 100 paket, ada nasi boks, kemudian ada kurma dan juga air dan juga ada gorengan, alhamdulillah kita ada yang donatur khusus untuk penyediaannya, ada beberapa para dermawan yang ada di sekitar Masjid Agung, di antaranya dari Dian Jaya dan tokoh-tokoh lainnya yang ada di sini," ujar Sahrul kepada Tribunjabar.id.
Waktu menunjukkan pukul 17.30 WIB, remaja masjid mulai menata takjil dan makanan di halaman Masjid Agung Palabuhanratu.
Tenda pun disiapkan untuk mengantisipasi hujan ketika buka puasa. Pasalnya, buka puasa bersama juga dilakukan usai warga menerima paket takjil dan makanan gratis.
"Kita sediakan di halaman di Masjid Agung, selain itu juga kita sediakan tenda untuk mengantisipasi cuaca yang tidak diinginkan."
"Jadi sekaligus buka puasa bersama di sini untuk pengunjung-pengunjung yang ada di sekitar Masjid Agung dan kiranya tidak memiliki semacam untuk buka puasa dan lainnya kita sediakan di sini," ucap Sahrul.
Manariknya, 100 paket takjil dan makan gratis ini setiap hari habis. Bahkan, kerap kekurangan.
Terlihat, para pengunjung pun berjajar rapi di depan takjil dan makanan yang telah ditata rapi oleh remaja masjid.
"Alhamdulillah setiap hari itu full, bahkan ada kekurangan, tentu kita juga berharap kalau ada donatur lain silahkan untuk mendukung kegiatan di Masjid Agung ini," kata Sahrul.
Hal menarik lainnya, menu makanan berupa nasi boks yang disajikan setiap hari berbeda. Untuk takjil, setiap hari yang disajikan merupakan kurma, gorengan dan air mineral.
"Nasi boks itu variatif, kadang ada telur, kemudian ikan, kemudian ada juga daging, hari ini kita menunya itu alhamdulillah dari donatur menunya itu rendang sapi," ujar Sahrul.
Sementara itu, salah seorang pelancong asal Sumatera, Randi (26), mengaku berterimakasih dengan penyediaan takjil dan makanan gratis di Masjid Agung Palabuhanratu.
Randi pun melihat kebahagian terpancar di mata anak-anak kecil yang turut berburu takjil gratis di Masjid Agung Palabuhanratu.
"Kami sangat berterimakasih kepada para donatur, ini tentu sangat berguna bagi para pedagang di sekitar, masyarakat di sini, anak-anak kecil," kata Randi.* (M Rizal Jalaludin)