Pendaftaran Terakhir 6 Maret, Ini Jadwal dan Ketentuan Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026
Garudea Prabawati March 03, 2026 10:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026.

Program ini dibuka untuk 70 ribu peserta, yang terbagi dalam tiga batch pelatihan dengan masing-masing sekitar 20 ribu peserta.

"Seluruh rangkaian pelatihannya disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program ini disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja untuk bekerja atau berwirausaha," ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, dikutip dari setneg.go.id, Selasa (3/3/2026).

Airlangga menekankan bahwa program yang menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi angkatan kerja ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip link and match atau keselarasan dengan kebutuhan dunia usaha atau industri.

"Program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja," ujar Airlangga.

Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UTP BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Peserta Pelatihan Vokasi Nasional akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain, pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan.

Ketentuan Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjelaskan, bahwa program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun dan telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. 

Khusus Batch 1, program diprioritaskan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA) sederajat tahun 2023 hingga 2025.

Baca juga:  Kemhan: 4.000 ASN yang Mau Ikut Pelatihan Komcad Akan Diseleksi dan Tak Ada Unsur Paksaan

Kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik pasar kerja sekaligus memastikan efektivitas program bagi kelompok sasaran prioritas.

"Harapan kami, program ini dapat dioptimalkan. Jadi, selain ada Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kami juga menyediakan alternatif program bagi lulusan SMA/SMK," ujar Menaker. 

Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Sedangkan, program pelatihan yang ditawarkan di antaranya internet of things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin computer numerical control (CNC), otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.

Cara Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Pendaftaran dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

  1. Buat akun SIAPkerja;
  2. Lengkapi profil secara benar;
  3. Ikuti asesmen kecocokan kerja (SPI) dan asesmen penilaian diri;
  4. Pilih program pelatihan pada fitur Skillhub sesuai jadwal yang tersedia.

Jadwal Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Berikut jadwal seleksi peserta Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 yang dapat diakses melalui laman skillhub.kemnaker.go.id:

  • Registrasi dan Pendaftaran Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id : 23 Februari s.d. 6 Maret 2026
  • Seleksi Peserta Pelatihan : 9-15 Maret 2026
  • Pengumuman Hasil Seleksi Peserta Pelatihan : 16 Maret 2026
  • Kick Off Pelaksanaan Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 : 11 April 2026

(Tribunnews.com/Latifah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.