Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun Museum Peranakan Tionghoa di kawasan Jalan Keadilan, Glodok, Jakarta Barat.

“Pemerintah DKI Jakarta akan membangun Museum Peranakan yang ada di Jalan Keadilan. Mudah-mudahan ini menjadi simbol bagi Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Glodok, Jakarta Barat, Selasa.

Menurut Pramono, pembangunan museum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas sejarah dan keberagaman ibu kota.

Dia menilai masyarakat Tionghoa telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan dan perkembangan Jakarta. Oleh karena itu, kehadiran Museum Peranakan Tionghoa diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus destinasi edukasi dan wisata budaya.

Terlebih lagi, proyek MRT akan selesai pada akhir 2026 atau awal 2027. Sehingga, dia meyakini kawasan tersebut akan semakin ramai.

“Kalau kemudian kita hadirkan Museum Peranakan Tionghoa di Jalan Keadilan ini bisa diwujudkan, dan tempat ini akan kita lakukan perbaikan, saya yakin tempat ini pasti banyak orang yang akan datang, termasuk orang asing,” ujarnya.

Kendati demikian, Pramono belum merinci berapa besaran anggaran yang akan disiapkan untuk membangun museum tersebut dan belum menyampaikan kapan tepatnya museum itu akan dibangun.

“Tempatnya sudah ditentukan, salah satu aset pemerintah daerah, nanti besarannya akan kami tentukan,” jelas Pramono.