BOLASPORT.COM - Balapan Moto3 Thailand 2026 menghadirkan kesan tersendiri bagi pembalap yang berhasil finis di posisi ketiga yakni Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3).
Valentin Perrone berhasil keluar sebagai pemenang dalam pertarungan sengit dengan tiga pembalap lainnya yang sama-sama memperebutkan tempat ketiga.
Mereka adalah Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo), Veda Ega Pratama (Honda Team Asia), dan Adrian Fernandez (Leopard Racing).
Perrone berhasil keluar sebagai pemenang setelah berduel sampai titik darah penghabisan atau hingga memasuki tikungan terakhir dalam balapan di Sirkuit Buriram, Thailand, akhir pekan kemarin.
Pembalap asal Argentina merasa sangat senang dengan hasil tersebut karena sebenarnya dia memulai balapan dari belakang.
Ya, Perrone start dari posisi ke-14 atau baris kelima atau hanya satu setrip di depan atas pembalap Malaysia, Hakim Danish (AEON Credit-MT Helmets-MSI).
Dia berhasil melesat sampai menembus persaingan di rombongan kedua setelah David Almansa (IntactGP) dan Maximo Quiles (Aspar Team) bertarung di depan untuk kemenangan.
Perrone akhirnya berhasil mengalahkan pembalap Indonesia, Vega Ega Pratama, ketika tampil mengejutkan sebagai pembalap rookie.
Veda bahkan sempat berada di posisi ketiga dalam beberapa putaran hingga akhirnya finis kelima dan tetap menyabet status sebagai pembalap debutan terbaik pada balapan pembuka musim ini.
“Saya sedang berusaha sekuat tenaga dan balapan dengan gila-gilaan sejak start dari posisi ke-14," kata Perrone, dilansir BolaSport.com dari laman resmi KTM.
"Saya melihat rombongan di depan mulai menjauh, dan saya berusaha sekuat tenaga, tapi persaingan untuk empat besar begitu cepat."
"Saya sangat kuat dalam menyalip, dan di tikungan terakhir, saya menutup mata dan melaju sekencang-kencangnya!"
"Saya sangat senang, dan juga untuk seluruh tim yang telah bekerja luar biasa,” ujar pembalap yang merupakan jebolan Red Bull Rookies Cup 2024 itu.
Bagi Perrone, hasil tersebut merupakan podium ketiganya sejak memulai debutnya pada Moto3 2025.
Musim lalu, Perrone berhasil meraih dua kali podium dengan finis ketiga pada GP Belanda dan finis kedua pada GP Hungaria.
"Secara keseluruhan, ini adalah akhir pekan yang sangat positif. Saya merasa kuat di atas motor sejak awal, tapi sayangnya kecelakaan di kualifikasi membuat saya harus start dari posisi yang lebih belakang dari yang kami layak dapatkan."
"Itu membuat balapan lebih rumit, tapi kami tetap fokus dan melakukan pemulihan yang hebat," ucap Perrone lagi pada laman resmi Tech3Racing.
Perrone sekali lagi memberikan kesaksiannya dalam pertarungan dengan tiga pembalap lainnya yang mati-matian untuk finis di posisi ketiga.
“Ini adalah pertarungan sengit untuk posisi terakhir di podium. Saya tahu ini akan sulit, jadi saya berusaha tetap tenang tapi juga mendorong saat diperlukan," kata Perrone.
"Rombongan itu sangat agresif dengan banyak manuver menyalip, dan bahkan pembalap di belakang kami mengejar, jadi kami bertarung setiap lap."
"Saya fokus untuk tetap di posisi empat besar, dan di tikungan terakhir saya mencoba menyerang dari dalam dan hampir kehilangan kendali pada bagian depan, tapi itu terbayar."
"Menutup balapan di posisi ketiga setelah pertarungan seperti itu terasa luar biasa."
"Kami belajar banyak dari balapan ini dan dari bertarung dengan pembalap-pembalap kuat sepanjang akhir pekan. Ini cara yang bagus untuk memulai musim, dan kami akan terus membangun dari sini,” tutur Valentin Perrone.