TRIBUNWOW.COM - Berikut adalah kunci jawaban soal pilihan ganda Sosiologi kelas 12 SMA/SMK/MA/MAK Kurikulum Merdeka, bab 2 Globalisasi dan Masyarakat Digitall, Asesmen Bab 2 halaman 83-91.
Buku ini telah diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dengan nomor ISBN 978-602-427-973-8, serta ditulis oleh Joan Hesti Gita Purwasih, Seli Septiana Pratiwi.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 SMA/SMK/MA/MAK Kurikulum Merdeka Halaman 121-123
PILIHAN GANDA DAN ESSAI
1. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
1) Budaya asing tidak memengaruhi keberadaan budaya lokal.
2) Keberadaan teknologi mutakhir tidak dapat dipisahkan dalam berbagai aktivitas masyarakat.
3) Perdagangan bebas makin luas dan menjangkau berbagai wilayah.
4) Kelompok-kelompok multietnik berkembang luas di berbagai daerah.
5) Negara mampu memenuhi berbagai kebutuhan dalam negeri tanpa bergantung pada negara lain.
Pernyataan tepat yang menunjukkan ciri-ciri kehidupan masyarakat pada era globalisasi ditunjukkan oleh angka . . . .
A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 3), dan 5)
C. 1), 4), dan 5)
D. 2), 3), dan 4)
E. 2), 4), dan 5)
Jawaban : D. 2), 3), 4)
Survei yang dilakukan oleh Ipsos dan World Economic Forum tahun 2021 terhadap 25 negara menunjukkan pandemi Covid-19 memengaruhi respons masyarakat terhadap globalisasi. Data menunjukkan bahwa rata-rata, hanya 48 persen negara setuju bahwa globalisasi baik untuk negara mereka. Angka tersebut menurun 10 persen sebelum pandemi COVID-19.
Rata-rata 63 persen setuju bahwa investasi perusahaan global di negara mereka sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi dan ekspansi pasar global. Sementara itu, hanya 9 persen tidak setuju, dan sisanya netral atau tidak yakin.
Pernayataan :
1) Pandemi Covid-19 memperlambat arus globalisasi di 25 negara.
2) Pandemi Covid-19 memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap dampak positif globalisasi.
3) Investasi asing dan pasar global menjadi penyokong ekonomi berbagai negara.
4) Jumlah masyarakat skeptis terhadap investasi asing dan pasar global lebih sedikit dibandingkan yang mendukung
Pilihan : sesuai/tidak sesuai
Jawaban : 1)= Tidak sesuai, 2) =Sesuai, 3)= Sesuai, 4)= Sesuai
Dreher dkk. mengembangkan tiga dimensi yang lebih baru dibandingkan pemikiran Keohane dan Nye (2000) untuk mengukur globalisasi. (1)______: arus barang, modal dan jasa jarak jauh, serta informasi dan persepsi yang menyertai pertukaran pasar.
(2)______: penyebaran kebijakan pemerintah secara internasional, dan (3)______: penyebaran ide, informasi, citra, dan orang (Dreher, 2006).
Dreher telah mengembangkan indeks globalisasi KOF berdasarkan dimensi serta subdimensi tambahan tersebut. Indeks didasarkan pada data komprehensif yang dikumpulkan setiap tahun, dari tahun 1970 hingga 2013.
1) Dimensi 1
2) Dimensi 2
3) Dimensi 3
a. Politik
b. Ekonomi
c. Sosial
d. Lingkungan
e. Pendidikan
Jawaban : 1= ekonomi, 2= politik, 3= sosial
Batam menjadi tujuan utama migrasi. Kondisi tersebut terjadi karena pemerintah berhasil mengembangkan Kota Batam menjadi area industri, perdagangan, pembuatan kapal, dan pariwisata.
Ketidakstabilan investasi asing/Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tidak menurunkan minat migran untuk mencari pekerjaan di Kota Batam.
Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada tahun 2016, nilai Foreign Direct Investment (FDI) meningkat 46,6 persen (Rp.4,27 triliun atau 63 proyek) dibandingkan dengan tahun 2015. Peningkatan FDI dan PMDN ini menarik lebih banyak minat pada para migran yang datang ke kota Batam untuk memperoleh pekerjaan.
Hasil survei berdasarkan kelompok umur menunjukkan bahwa migran berusia 20–24 tahun adalah kelompok terbesar yang memiliki motivasi untuk mencari pekerjaan di Batam.
Mereka adalah lulusan SMA yang memasuki usia pencari kerja. Menurut survei, 79% migran berusia 20–24 tahun memiliki pendidikan sekolah menengah atas. Kelompok usia ini adalah tenaga kerja pemula yang bermigrasi ke Batam.
Ketersediaan pekerjaan sebagai operator di industri manufaktur memungkinkan pekerja migran muda dengan pendidikan sekolah menengah atau lebih rendah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Batam. Perusahaan di Batam juga cenderung menerima pekerja yang baru saja lulus dari sekolah dan tanpa pengalaman kerja.
A. potensi daerah mampu dikelola dengan baik sehingga standar upah meningkat
B. industri manufaktur membutuhkan banyak tenaga kerja dengan pendidikan rendah
C. investasi asing memperluas industrialisasi sehingga mampu menarik tenaga kerja
D. sistem kontrak membantu pekerja leluasa mencari pekerjaan dalam waktu singkat
E. jumlah penduduk yang tidak merata menyebabkan perpindahan penduduk ke berbagai wilayah
Jawaban : C. investasi asing memperluas industrialisasi sehingga mampu menarik tenaga kerja
5. Berilah tanda (√) untuk menunjukkan risiko dampak globalisasi bagi kehidupan masyarakat lokal!
1) Muncul kelompok-kelompok sosial dengan beragam latar belakang etnik. Akibatnya, sensitivitas antarkelompok berisiko menimbulkan konflik sosial.
2) Tingginya arus tenaga kerja dengan pengalaman minimum dan sistem kontrak jangka pendek berisiko meningkatkan jumlah pengangguran.
3) Perusahaan lebih mudah memperoleh tenaga kerja berpendidikan rendah sehingga berisiko menyebabkan ketidakadilan dan eksploitasi.
Jawaban : 1) dan 2)
UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Hingga saat ini jumlah UMKM mencapai 64,2 juta, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% atau senilai Rp8.573,89 triliun. Meskipun demikian, kemampuan ekspor UMKM masih terbatas, yaitu sekitar 14,37?ri total ekspor.
Sementara pemanfaatan e-commerce juga masih rendah, yaitu sekitar 21?ri pelaku UMKM.
Jawaban : 1) Memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM mengenai cara pemanfaatan e-commerce,
2) Mengedukasi cara pengiriman produk dengan sistem digital pada pelaku UMKM,
3) Pemerintah menyediakan platform dan layanan informasi yang dapat diakses para pelaku UMKM.
Perhatikan infografik berikut untuk menjawab soal nomor 7–8!
7. Mengapa kekhawatiran orang tua pada gambar perlu mendapat perhatian khusus dari berbagai pihak?
Jawaban : Pengguna internet Indonesia dengan usia 5–18 cukup tinggi. Penggunaan internet dapat memengaruhi pembentukan kepribadian anak pada masa mendatang. Oleh karena itu, tingginya pengguna internet usia 5–18 tahun perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak seperti orang tua, sekolah, dan pemerintah.
Pembentukan kepribadian anak-anak yang menyimpang dapat menimbulkan berbagai permasalahan sosial, seperti kenakalan remaja, radikalisme, kekerasan, penyimpangan seksual, aksi pornografi, dan masalah sosial lain yang dapat merusak generasi emas bangsa.
8. Identifikasilah respons yang sesuai untuk menangani kasus pada infografik. Berikan tanda (√) pada pernyataan Setuju/Tidak Setuju!
1) Tidak membiarkan anak menggunakan gawai di sekolah ataupun di rumah.
2) Menggiatkan program literasi digital di sekolah.
3) Melaporkan situs-situs yang berbahaya kepada pihak berwenang.
4) Memberikan kebebasan pada anak untuk menentukan durasi waktu penggunaan internet.
Jawaban : 1)= Setuju, 2)= Setuju, 3)= Setuju, 4)= Tidak Setuju
A. Baby Boomer (Lahir Tahun 1946–1964)
Situasi yang membaik pasca Perang Dunia II mendorong masyarakat berani memiliki banyak anak. Kondisi tersebut mendorong lahirnya the baby boom akibat ledakan angka kelahiran bayi. Sebutan untuk seseorang yang lahir antara tahun 1946 hingga awal 1960-an ini dianggap sebagai generasi yang masih konservatif, dan memegang teguh nilai tradisional yang berlaku.
Generasi ini dikenal dengan istilah “kolot”. Sebutan tersebut bukan tanpa sebab. Cerita kekacauan perang merusak tatanan sosial dan menyebabkan generasi ini cenderung focus menata kembali kemapanan hidup mereka. Oleh karena itu, mereka cenderung enggan dalam mengambil risiko. Mereka juga lebih suka mengejar karir pada bidang-bidang yang umum.
B. Generasi X (lahir tahun 1965–1980)
Generasi X lahir pada tahun-tahun awal penggunaan Personal Computer (PC), video games, tv kabel, internet, serta maraknya penyimpanan data menggunakan floppy disk atau disket. MTV dan video games sangat digemari masa ini.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Jane Deverson, sebagian generasi X memiliki tingkah laku negatif seperti tidak hormat pada orang tua, mulai mengenal musik punk, dan mencoba menggunakan narkoba.
Pernyataan :
1) Peperangan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepribadian baby boomer.
2) Kemajuan teknologi dan akses informasi dapat memengaruhi pembentukan kepribadian seseorang.
Pilihan : benar/salah
Jawaban : 1)= Benar, 2)= Benar, 3)= Salah
Pernyataan :
1) Sulit beradaptasi dengan teknologi komunikasi digital karena lebih suka caracara konvensional.
2) Lebih terbuka dengan perbedaan budaya dan mencoba hal-hal baru.
3) Lebih suka mengubah atau menciptakan tatanan sosial baru yang lebih modern.
Pilihan : babay boomer/generasi x
Jawaban : 1)= Baby boomer, 2)= Generasi X, 3)= Generasi X
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Ratna Desti Astuti)