BADKO HMI Benarkan Demo Berujung Bakar Fasilitas Unpatti Dilakukan Kader: Itu Komisariat
Fandi Wattimena March 03, 2026 09:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Sekretaris umum Badan koordinasi (Badko) HMI Maluku, Syarul Wadjo menyesalkan aksi unjukrasa berujung pembakaran fasiltas kampus Unpatti (Universitas Pattimura) Ambon, Selasa (3/3/2026) sore. 

Diakuinya aksi itu benar dilakukan kader HMI, namun di tingkat komisariat.

Bukan seruan resmi HMI Maluku.

"Kami di Badko HMI tidak tergabung dalam kelompok itu, dan semua kader HMI tidak termasuk dalam kelompok itu. Dia hanya mengatasnamakan kelompok, komisariat," ujarnya.

Lanjutnya, kasus penikaman yang melatarbelakangi aksi demonstrasi, sebelumnya telah diselesaikan antara pihak terkait.

Bahkan, turut hadir dalam penyelesaian, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto serta Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakabessy, tokoh agama dan perwakilan OKP.

"Sebelumnya kita sudah selesai dengan kedua belah pihak," tandasnya. 

Baca juga: Aksi HMI Brutal di Unpatti: Mahasiswa Siram Bensin dan Bakar Gazebo

Baca juga: Emas 40 Gram Raib di Bekasi, Terduga Pelaku Kabur ke Ambon, Sempat Ricuh di Depan SMPN 6

Diketahui, HMI tingkat komisariat adalah tingkat struktur kepemimpinan dasar atau unit basis organisasi yang dibentuk di satu atau beberapa fakultas.

Sementara Badko HMI adalah perangkat struktur organisasi HMI setingkat wilayah/provinsi yang berfungsi mengkoordinasikan cabang-cabang HMI di daerah tersebut.

Sejumlah mahasiswa yang diduga aktivis HMI tertangkap kamera diduga melakukan aksi pembakaran fasilitas di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIT itu sontak mengubah wajah kampus yang seharusnya menjadi ruang akademik menjadi arena penuh ketegangan. 

Asap hitam terlihat mengepul tinggi dari halaman fakultas. 

Kobaran api melalap bagian gazebo yang sebelumnya disiram bahan bakar jenis bensin.

Dari sejumlah rekaman video yang beredar luas di media sosial, massa terlihat berkumpul di halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Beberapa di antaranya tampak menyiram bensin ke tiang-tiang gazebo sebelum akhirnya menyalakan api hingga terbakar.

Massa tampak memecahkan kaca bahkan merusak dan membakar papan informasi.

Tak hanya aksi pembakaran, dalam video tersebut juga terlihat ketegangan antara massa mahasiswa dan petugas keamanan kampus. 

Adu mulut hingga kontak fisik tak terhindarkan, menambah panas situasi di lingkungan perguruan tinggi terbesar di Maluku itu.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Teddy Christianto Leasiwal, namun belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.