Situbondo (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur, menyiapkan sebanyak enam pos pelayanan dan pos pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah di sepanjang jalur pantura yang menghubungkan Pulau Bali dan Jawa.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengemukakan pada pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 kepolisian setempat menambah satu pos terpadu di pintu keluar jalan tol (exit tol) Desa/ Kecamatan Suboh atau pintu keluar tol wilayah barat Situbondo.

"Pada tahun ini ditambah satu pos terpadu di pintu keluar jalan tol Situbondo bagian barat," kata Bayu di Situbondo, Jawa Timur, Selasa.

Pada operasi ketupat tahun sebelumnya, kata dia, hanya ada lima pos pengamanan dan pelayanan yang siaga di sepanjang jalur pantura, dan pada tahun ini ditambah menjadi enam pos.

Bayu menyampaikan enam pos pengamanan dan pelayanan dan pos terpadu nantinya disiagakan di sepanjang jalur pantura Situbondo, yakni di Kecamatan Banyuglugur, kawasan Wisata Bahari Pasir Putih, Pelabuhan Jangkar, kawasan Taman Nasional Baluran, kawasan kota dan pintu keluar jalan tol.

"Exit tol ini diperkirakan akan ramai karena diprediksi banyak pemudik yang memilih lewat jalan tol, jadi kami siapkan satu pos terpadu," katanya.

Kapolres juga mengimbau pengendara yang akan melintas di jalur pantura Situbondo untuk tetap hati-hati karena masih ada beberapa titik jalan rusak dan bergelombang.

"Ada perbaikan jalan juga di jalur pantura, maka dari itu pengendara harus tetap hati-hati, kurangi kecepatan," tutur dia.

Bayu menyebutkan volume kendaraan di jalur pantura Situbondo diprediksi naik hingga 20 persen pada saat arus mudik dan balik Lebaran dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga pengguna jalan diminta untuk tetap hati-hati.