Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Belasan pangkas rambut yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Seniman Cukur Garut menggelar bakti sosial cukur rambut bayar seikhlasnya di Selasar Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan aksi berbagi kepada sesama.
Sebanyak 18 barber dari total 30 anggota forum ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu.
Ketua pelaksana kegiatan Maher Reza mengatakan, seluruh hasil cukur tidak dipatok tarif dan dibayarkan sesuai keikhlasan pelanggan, kemudian sebagian didonasikan kepada anak yatim.
Baca juga: Klasemen Terkini Setelah Persija Ditahan Imbang Borneo, Jak Nyesek 3 Poin Depan Mata Hilang
"Nanti hasil dari kegiatan ini akan disumbangkan ke panti asuhan atau anak yatim," ujarnya kepada Tribun Jabar, Selasa (3/3/2026).
Ia menuturkan respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut terbilang baik. Ke depan, forum tersebut berencana menggelar kegiatan lain yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi profesi, seperti workshop atau seminar.
Menurutnya, tren gaya rambut terus berkembang sehingga para barber dituntut untuk terus belajar, termasuk mengikuti seminar di luar kota dan berkolaborasi dalam agenda seperti Barber Fest.
"Forum ini merupakan forum silaturahmi, tidak berbentuk organisasi, ini sebagai wadah untuk kami tetap bisa berkembang dan beramal," ungkapnya.
Salah seorang peserta cukur amal, Gerry, mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan membangun kekompakan antarbarbershop di Garut.
Ia menyebut barbershop yang terlibat dalam aksi sosial Ramadhan kali ini diharapkan ke depan bisa menggelar kegiatan yang lebih besar lagi.
"Setelah ini hasilnya akan kami salurkan ke panti asuhan dan juga ada pembagian takjil. Jadi istilahnya, rambut rapi tapi bisa beramal juga," ungkapnya.
Baca juga: Persis Ramadhan Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Tausiyah dan Eksibisi Menyasar Genz
Pantauan Tribun di lokasi, pelanggan yang datang membayar dengan nominal beragam. Ada yang menyerahkan uang Rp10 ribu hingga Rp15 ribu sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing.
Salah seorang pelanggan, Wildansyah (23), mengaku puas dengan hasil cukur yang didapatkannya.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya membuat penampilan lebih rapi, tetapi juga memberi kesempatan untuk berbagi di bulan Ramadhan.
"Puas, hasilnya bagus. Bisa beramal juga dari rambut sendiri, jadi datang ke sini bukan cuma cukur tapi sekalian berbagi," katanya. (*)