Hasil Terbaik masih Zaman di Suzuki, Joan Mir Mau 0,5 Detik Lebih Cepat dengan Lesatan Honda di Mandalika
Ardhianto Wahyu March 04, 2026 01:33 AM

ARDHIANTO WAHYU/BOLASPORT.COM
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, berbicara kepada media di sela-sela acara Meet and Greet di Denpasar, Bali, 3 Maret 2026.

BOLASPORT.COM - Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, menikmati waktunya di Indonesia. Dia berharap bisa membawa peningkatannya ke Mandalika akhir tahun nanti.

Joan Mir datang bersama rekan setimnya, Luca Marini, untuk rangkaian acara bersama Astra Honda Motor di Bali pada 2-3 Maret 2026.

Mereka menjalani sejumlah aktivitas budaya Pulau Dewata, menonton pertunjukan tari Kecak, hingga temu sapa dengan komunitas.

"Kami sangat menikmatinya," kata Mir kepada awak media dan BolaSport.com dalam sesi wawancara grup, Selasa (3/3/2026).

"Terkadang menyenangkan untuk bisa melakukan sesuatu di luar balapan. Untuk sedikit melepaskan pikir kami dari semua tekanan yang diperlukan di MotoGP."

"Selain itu orang-orang di sini sangat baik, sangat halus dengan kami, dan kami menikmati event semacam ini di sini. Jadi terima kasih."

"Tidak ada aktivitas yang secara khusus yang saya nikmati."

"Saya pikir saya senang menghabiskan waktu dengan orang-orang kemarin, belajar sedikit soal kebudayaan di sini, dan ya, kemarin itu menyenangkan."

Joan Mir datang ke Indonesia dengan suasana campur aduk.

Di satu sisi, dia merasa puas dengan peningkatan yang dihadirkan pada motor Honda RC213V hingga mampu tampil kompetitif dalam seri pembuka GP Thailand akhir pekan lalu.

Mir sempat menempati posisi lima besar jelang akhir balapan. Apes, masalah dengan "pemasok eksternal" (dengan pelan dia bilang ban) memaksanya gagal finis.

Juara MotoGP enam tahun silam itu pun percaya dirinya bisa tampil kompetitif di sirkuit-sirkuit lainnya pada musim ini.

"Yang pasti, saya tidak tahu soal Brasil karena kami tidak pernah berlomba di sana," ucap dia merujuk seri kedua yang baru bagi semua pembalap.

"Austin mungkin akan sedikit lebih baik bagi kami. Begitu juga dengan Jerez. Untuk seri-seri akhir musim, Motegi juga bagus, mungkin dengan Aragon juga."

"Jadi saya pikir ada banyak trek di mana kami bisa tampil cepat dan menurut catatan lama Honda sangat bagus di sana."

Ketika berbicara soal peningkatan terbesar dari kuda besinya, Mir memberi kredit besar terhadap pengembangan mesin baru yang berhasil.

Grip yang lebih konsisten untuk membantunya dalam fase akselerasi menjadi harapan Mir untuk kemajuan lain dari motornya.

Kepercayaan diri Mir telah kembali setelah dua tahun pertamanya bersama Honda jauh dari kata mudah pada 2023-2024.

Rentetan kecelakaan, hasil gagal finis, sampai ditinggal Marc Marquez yang angkat tangan membuat Mir sempat mempertimbangkan hiatus.

Sekarang Mir lebih berani untuk bermimpi mengejar podium, sebuah peningkatan besar tentu dari tadinya dipaksa legawa cuma finis di zona poin.

Ketika ditanya soal balapan MotoGP Indonesia, Mir pun berharap bisa meningkatkan raihan terbaiknya di Sirkuit Mandalika.

"Kalau tidak salah hasil terbaik saya di Mandalika dalah posisi keempat (ke-6, red), sepertinya ketika saya masih bersama Suzuki," ucap Mir.

"Namun, Anda mengerti kan bahwa kami berada dalam proses pembelajaran, untuk meningkat sedikit demi sedikit setiap kali kami berlomba di sana."

Musim lalu Mir sebenarnya sempat finis kelima dalam balapan Sprint GP Indonesia.

Namun, dia gagal finis sementara rekan setimnya, Luca Marini, terlempar dari persaingan untuk podium karena senggolan dengan rider lain.

"Tahun lalu kami merasa kompetitif di sana. Kami merasa percaya diri," imbuhnya.

"Saya pikir saya punya peluang untuk melakukan sesuatu tetapi kami kurang lebih berada dalam proses untuk kembali bersaing."

"Tahun lalu saya bisa mendapatkan dua podium dan itu sesuatu yang bagus."

"Jadi mungkin tahun ini kami menghadapi musim dengan lebih siap dan saya punya kesempatan untuk meningkatkan hasil terbaik saya di Mandalika."

Seberapa jauh peningkatannya?

"Mungkin saya harap bisa 0,5 detik lebih cepat. Saya harap itu peningkatan minimalnya," tukas rider asal Mallorca tersebut merujuk ke kecepatan satu lap.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.