Setelah Disambut Tari Kecak, Joan Mir dan Luca Marini Lanjut Kopdar bareng Bikers Bali
Ardhianto Wahyu March 04, 2026 01:33 AM

ASTRA HONDA MOTOR
Dua pembalap Honda HRC Castrol di MotoGP, Joan Mir dan Luca Marini, mencoba ikut membuat patung ogoh-ogoh di Denpasar, Bali, 3 Maret 2026.

BOLASPORT.COM - Dua pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini, melanjutkan agenda mereka di Bali dengan mengenal lebih jauh budaya lokal.

Pasca-balapan seri perdana MotoGP Thailand, Joan Mir dan Luca Marini menghabiskan waktu mereka selama dua hari di Bali.

Mereka menyapa langsung komunitas sepeda motor Honda dan berinteraksi bersama masyarakat dengan mempelajari seni budaya Bali.

Aktivitas selama 2-3 Maret 2026 ini semakin seru dan penuh keakraban dengan hadirnya para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang menemani Joan dan Luca.

Mereka adalah Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens dan M Badly Ayatullah.

Pada hari pertama kedatangan di Pulau Dewata, Bali (2/3/2026), Marini dan Mir mendapatkan kegiatan yang terkoneksi dengan masyarakat untuk mempelajari budaya dan kesenian tari khas Bali yakni Tari Kecak.

Bersama dengan 30 penari kecak, keduanya menikmati momen interaktif ini dengan teriakan kata ‘Cak’ dan diiringi gamelan khas Bali.

Kegiatan ini menjadi momen intim antara pebalap Honda HRC Castrol bersama dengan masyarakat seni dan Pulau Dewata.

Joan Mir menyatakan antusiasnya mempelajari tarian kolosal khas bali ini.

“Saya sangat menikmati momen disini di tengah menjalani MotoGP," kata peraih gelar juara dunia Moto3 dan MotoGP tersebut.

"Saya sangat menyukai budayanya, tariannya yang menarik beserta dengan orang-orangnya yang baik.”

Keseruan dari pembalap Honda HRC Castrol berlanjut pada hari kedua, Selasa (3/3/2026), melalui aktivitas yang tak kalah menarik bersama dengan masyarakat.

Jelang perayaan Nyepi, masyarakat Bali mulai memproduksi patung raksasa Ogoh-Ogoh yang siap dipamerkan saat perayaan.

Momen ini dimanfaatkan oleh Mir dan Marini didampingi pembalap-pembalap AHRT untuk mengunjungi dan melihat langsung pembuatan Ogoh-Ogoh dari Banjar Kaja Sesetan.

Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini, menyaksikan pertunjukan tari tradisonal dalam kunjungan ke Nusa Dua, Bali, 2 Maret 2026.
ARDHIANTO WAHYU/BOLASPORT.COM
Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir dan Luca Marini, menyaksikan pertunjukan tari tradisonal dalam kunjungan ke Nusa Dua, Bali, 2 Maret 2026.

Di salah satu wilayah pelaku seni terbaik dari karya seni patung kertas ini, keduanya dibuat terkesima dengan detail dan ukuran atas karya Ogoh-ogoh.

Tidak hanya memperhatikan pembuatan patung, dalam kesempatan ini, Mir dan Marini juga turut membantu seniman dalam menyempurnakan patung Ogoh-ogoh yang sedang dibuat.

Adapun para pembalap AHRT juga menyempatkan diri menyerahkan paket sembako untuk masyarakat yang sedang melaksanakan puasa Ramadhan di wilayah Kampung Jawa.

Momen kebersamaan di Bali pun dilanjutkan dengan hangatnya berinteraksi langsung dengan 100 bikers Honda yang berasal dari Honda Community Bali.

Komunitas ini terdiri dari Honda Stylo Club Indonesia, Honda CBR Riders Club, CBR Club Indonesia, Honda ADV Indonesia, Honda PCX Club Indonesia, Vario Bali Rider, All Vario Bali.

Kemudian juga ada yang dari CB150X Indonesia Adventure, Vario Bali Rider, All Vario Bali dan Honda Big Bike Indonesia.

Dalam aktivitas ini kedua pebalap Honda HRC Castrol ini menikmati momen yang akrab dengan melakukan permainan seru bersama dengan bikers Honda.

Pemilik nomor motor 10 di MotoGP, Luca Marini, menikmati keseruan aktivitas pada hari kedua ini.

“Fantastis dengan tradisi yang mereka miliki di Bali dan mereka menjelaskan secara detail atas karya yang mereka buat, ditambah keseruan dengan para bikers."

"Terima kasih sudah menjamu kami dengan luar biasa," ucap adik Valentino Rossi tersebut.

Marketing Direktur PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi, mengatakan bahwa kehadiran pebalap Honda HRC Castrol di Bali seiring dengan semangat kebersamaan yang kuat.

Kebersamaan ini baik dalam menjaga keberlangsungan budaya maupun dalam mempererat persaudaraan sesama bikers Honda, baik di lintasan balap maupun di jalan raya.

"Kehadiran pebalap Honda HRC Castrol yang berinteraksi langsung dengan bikers Honda seperti halnya harmoni, kekompakan, dan kebersamaan dalam seni Tari Kecak," ujar Octa.

"Kami harap hal ini menjadi koneksi yang kuat dalam mendukung persaudaraan dan setiap upaya perwujudan mimpi, baik di level Internasional, Nasional, juga di setiap wilayah di Indonesia."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.