Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Internasional (International Office/IO) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama bertajuk "IO - Iftar Night" di Sekretariat International Office, Lantai 2 LPPM UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (2/3/2026).
Acara ini dihadiri para staf Internasional Office, mahasiswa internasional dari negara-negara seperti Malaysia, Thailand, Pakistan, Afghanistan, Libya, relawan mahasiswa lokal (International Office Student Volunteers/IOV), mahasiswa yang ikut program pertukaran keluar negeri (exchange program), Advisor EducationUSA Lilis Suadah berserta tim, serta Ketua Chinese Corner UIN Ar-Raniry, Dr T Zulyadi.
Direktur International Office UIN Ar-Raniry, Prof Dr phil Saiful Akmal MA dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan pemahaman budaya antara mahasiswa internasional dan lokal.
"Buka puasa bersama ini menjadi ruang pertukaran budaya dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan kampus," ujar Prof Saiful.
Peserta juga diajak mengenali budaya Aceh, mulai dari tradisi meugang di Aceh, yaitu tradisi membeli daging untuk persiapan puasa di Bulan Ramadhan serta pajoh angen (ngabuburit), yaitu kegiatan menunggu waktu buka puasa dengan makan-makanan ringan seperti kue-kue tradisional Aceh. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan penganan Ramadhan khas Aceh seperti boh rom rom (boh meuceot), kue bhoi, keukarah, dan lain-lain.
Sesi Q and A juga diadakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa internasional tentang budaya dan kehidupan di Aceh. Untuk menambah keseruan, IO UINAR juga mengadakan kuis tentang budaya Aceh, dan peserta yang bisa menjawab pertanyaan dengan benar akan diberikan paket hadiah penajoh Aceh, seperti kue bhoi, keukarah, dan sejenisnya.
Baca juga: UIN Ar-Raniry Banda Aceh Buka Penjaringan Calon Rektor Periode 2026-2030
Dalam sesi kuis, mahasiswa internasional sangat antusias dan aktif menjawab pertanyaan tentang budaya Aceh. Mereka juga berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang budaya masing-masing negara. "Saya sangat suka dengan kue bhoi, rasanya sangat lezat," kata mahasiswa dari Malaysia, Libya dan Pakistan yang mendapatkan hadiah.
Sebagai tanda kenang-kenangan, para tamu undangan diberikan oleh-oleh stiker khas Aceh dengan motif Masjid Raya Baiturrahman, motif pinto Aceh, dan kupiah meukutop dengan ciri khas ornamen Aceh. Hadir sebagai invited guest antara lain PKPMI Malaysia, PMIPTI Patani Thailand, Alumni Mobility Program ke FASS Track Summer Course di National Univ of Singapore (NUS) 2025, Alumni Student Exchange ke Univ Utara Malaysia (UUM), dan nominee program Student Mobility ke INTI Intl. Univ. Malaysia 2026.
Kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan antara mahasiswa internasional dan lokal, serta memperkaya pemahaman budaya dan tradisi Aceh. "Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi di UIN Ar-Raniry," kata Ummu Aiman, pemandu acara yang juga relawan international office. Acara ini diakhiri dengan buka puasa bersama dan saling berbagi pengalaman antara mahasiswa internasional dan lokal serta dilanjutkan dengan shalat berjamaah isya, tarawih dan witir beserta tausiah singkat.(*)