Api Ludeskan Bangunan Diduga Gudang Minyak di Lampung Selatan, Penyebab Terkuak
Noval Andriansyah March 04, 2026 01:19 AM

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Si jago merah kembali melahap dengan hebat satu unit bangunan diduga gudang minyak di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.

Insiden kebakaran gudang tersebut terjadi tepatnya di Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Penyebab kebakaran sementara ini diduga karena terjadinya korsleting arus listrik.

Seusai mendapat laporan terjadinya kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan bergerak cepat.

Kabid Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah mengatakan, pihaknya berhasil memadamkan api di tempat diduga gudang minyak yang terletak di Desa Galih Lunik, Kecamatan Tanjung Bintang.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Hotel Grand Anugerah Bandar Lampung, 1 Orang Jadi Korban

"Kebakaran diduga disebabkan oleh konsleting listrik yang terjadi di area gudang minyak tersebut," ujarnya, Selasa (3/3/2026) malam.

"Pemilik gudang yang diketahui bernama Erik Suhendra, yang tinggal di Way Dadi Sekarame, Bandar Lampung," sambungnya.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Tim Pemadam Kebakaran Posko Tanjung Bintang, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Petugas menerima laporan sekitar pukul 17.45 WIB.

Tim pemadam kebakaran langsung diberangkatkan pada pukul 18.05 WIB.

Setibanya di lokasi pada pukul 18.20 WIB, petugas langsung beraksi untuk memadamkan api yang membakar gudang minyak tersebut.

Api berhasil dipadamkan sekitar kurang lebih dua jam.

Kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 20.00 WIB.

Tim yang terdiri dari personel Posko Tanjung Bintang, Natar, dan Jati Agung, serta dibantu oleh relawan, bekerja sama dengan penuh koordinasi untuk memastikan api tidak menyebar lebih luas.

"Empat petugas dari posko Tanjung Bintang, 4 petugas dari posko Jati Agung dibantu 3 relawan diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api," ujarnya.

Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.

Rully, mengimbau kepada warga untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan listrik dan peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus siap siaga dalam menangani segala jenis kebakaran di wilayah Lampung Selatan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.