Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen berpotensi bertemu dengan petenis No.1 dunia Aryna Sabalenka pada babak ketiga BNP Paribas Open di Indian Wells, California.
Undian WTA 1000 Indian Wells, yang dirilis Rabu, menunjukkan bahwa Janice berada di kuarter pertama, sama seperti Sabalenka, yang akan kembali berkompetisi setelah penampilannya di final Australian Open.
Sementara Sabalenka absen di tur Timur Tengah, Janice justru mencatatkan kemajuan positif di "Middle East Swing." Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu bahkan berhasil melesat ke peringkat 36 dunia usai Dubai Duty Free Tennis Championships, turnamen WTA 1000 kedua musim 2026.
Janice memulai "Middle East Swing" di Mubadala Abu Dhabi Open 2026. Ia mengalahkan petenis No.1 Australia yang sedang naik daun Maya Joint pada babak pertama ajang WTA 500 tersebut.
Namun, Janice kandas pada babak kedua setelah dihentikan unggulan kelima Liudmila Samsonova. Meski begitu, Janice berhasil mencapai semifinal di sektor ganda bersama petenis Filipina Alexandra Eala.
Sebelumnya pada WTA 1000 Doha, Janice terhenti di tangan unggulan teratas Iga Swiatek pada babak kedua Qatar Total Energies Open 2026 setelah mengalahkan petenis Brasil Beatrice Haddad Maia.
Di WTA 1000 Dubai, Janice berhasil mencapai babak 16 besar. Ia sukses menumbangkan Dayana Yastremska dan Leylah Fernandez dengan straight set, sebelum terhenti di tangan unggulan kedua Amanda Anisimova.
Di Indian Wells, Janice harus mengatasi petenis berusia 27 tahun Jaqueline Cristian, yang saat ini berada di peringkat 35 dunia -- empat strip di atas Janice.
Jika berhasil melewati babak pembukanya, Janice akan kembali berhadapan dengan Maya Joint, yang mendapatkan bye pada babak pertama.
Sementara itu, uggulan teratas Sabalenka yang juga mendapatkan bye menunggu pemenang pertandingan babak pertama antara petenis AS Alycia Parks atau petenis kualifikasi.
Sebagai finalis dua kali, Sabalenka belum pernah memenangi Indian Wells. Sementara bagi Janice, BNP Paribas Open merupakan ajang WTA 1000 ketiga setelah melalui tahun terobosan pada musim 2025, meroket dari No. 411 ke peringkat No.53.







