Jakarta (ANTARA) - Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho menyayangkan timnya kembali membuang-buang poin di kandang sendiri setelah mereka kehilangan poin penuh ketika ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa.
"Sayang sekali kita harus buang-buang poin lagi di kandang. Semuanya tentu kecewa dengan hasil ini," kata Ridho pada jumpa pers pasca laga di JIS, Selasa.
Di laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 ini, Persija unggul dua kali, namun mereka selalu gagal menjaga keunggulan. Gol pertama datang dari Gustavo Almeida pada menit ke-46 yang disamakan oleh Juan Villa pada menit ke-62.
Tendangan keras Fabio Calonego membuat Macan Kemayoran kembali memimpin 2-1 pada menit ke-75, namun Borneo kembali mampu menyamakan kedudukan melalui Ikhsan Zikrak pada menit ke-90+4 saat laga tinggal menyisakan beberapa detik lagi.
Hasil imbang ini membuat Persija kembali gagal mendapatkan kemenangan di kandang sendiri untuk keempat kalinya, dengan dua di antaranya dari hasil minor ini terjadi di tiga laga kandang terakhir.
Mereka pun gagal menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen, saat tim asuhan Bojan Hodak itu juga kehilangan poin di Surabaya kemarin malam melawan Persebaya Surabaya dalam skor 2-2.
Persija menempati peringkat kedua dengan 51 poin, masih selisih tiga poin dari Persib yang mempunyai satu laga belum dimainkan.
"Ya tentunya jarang clean sheet karena kita kebobolan juga di menit-menit akhir dan pertengahan mungkin kita harus lebih fokus lagi." kata Ridho menjelaskan sebab timnya gagal menjaga clean sheet dalam beberapa laga terakhir ini.
"Dan harus konsentrasi lebih lagi. Karena mungkin kesalahan individu kita sendiri yang mengakibatkan kita kebobolan. Jadi ke depannya agar lebih baik lagi. Dan mengikuti apa yang diinstruksikan pelatih dengan baik dan disiplin," tambah dia.
Dengan 10 pertandingan tersisa menuju akhir musim, Ridho mengatakan bahwa asa timnya untuk juara belum tertutup karena semua masih bisa terjadi.
Ia pun dengan tegas mengingatkan timnya untuk tak lengah di sepuluh laga terakhir, dengan dia menganggap semua itu seperti laga final yang harus dimenangkan.
"Asa kita menjadi juara masih belum tertutup. Kita akan fight terus di setiap pertandingan karena 10 atau 11 laga sisa besok adalah semuanya final," kata pemilik 47 caps bersama timnas Indonesia tersebut.
Pada laga berikutnya, Persija kembali memainkan laga kandang menghadapi Dewa United Banten FC pada 15 Maret. Laga ini adalah laga penutup tim berjuluk Macan Kemayoran itu sebelum kompetisi memasuki libur Idul Fitri.







