TRIBUNSUMSEL.COM - Pengusaha rokok HS, Muhammad Suryo siap bertanggung jawab atas insiden kecelakaan lalu lintas yang menabrak Jupiter MX di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.
Sebelumnya, Muhammad Suryo bersama sang istri mengendarai moge Harley Davidson mengalami kecelakaan dengan Jupiter MX.
Atas insiden tersebut, istri pengusaha rokok ini tewas. Sementara korban Jupiter MX alami luka dan patah kaki.
Kini perwakilan keluarga Muhammad Suryo mendatangi langsung korban yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (3/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, keluarga Muhammad Suryo menyampaikan komitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya pengobatan pengendara Jupiter MX Abdullah dan anaknya, Deva, hingga mereka dinyatakan sembuh total.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan nyata atas musibah yang terjadi.
Baca juga: Cerita Aab Selamatkan Anak Teriak Ayah Usai Kecelakaan Moge Bos Rokok, Merangkak dengan Kaki Patah
Selain biaya medis, pihak keluarga Suryo juga memberikan jaminan masa depan bagi Deva melalui pemberian beasiswa pendidikan penuh. Beasiswa tersebut direncanakan akan meng-cover seluruh biaya pendidikan Deva hingga jenjang perguruan tinggi.
Sebagai bagian dari kesepakatan tanggung jawab, perwakilan keluarga menyerahkan santunan tunai Rp 20 juta serta satu unit sepeda motor baru kepada Abdullah.
Penyerahan ini dimaksudkan untuk memulihkan kerugian materiil yang dialami korban akibat kecelakaan tersebut.
Muhammad Suryo juga melakukan panggilan video (video call) secara langsung untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Abdullah.
Langkah personal ini menegaskan itikad baik keluarga besar pengusaha tersebut dalam menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
"Bapak, saya mohon maaf ya. Kalau istri saya ada salah, saya mohon maaf. Tidak ada yang menginginkan semua ini," kata Suryo saat video call, dikutip Tribunjogja.com
Dia juga berharap hubungan kedua keluarga tetap terjalin baik setelah peristiwa tersebut.
"Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan (Anda) keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf," kata Suryo.
Sementara, Abdullah, selaku pihak korban, menyambut baik kehadiran dan langkah-langkah nyata yang dilakukan oleh keluarga Suryo. Ia mengapresiasi keberanian pihak keluarga untuk datang dan memenuhi tanggung jawab secara menyeluruh.
Kedua belah pihak kini telah mencapai titik temu dan sepakat untuk menempuh jalan damai. Abdullah menyatakan bahwa dirinya telah memaafkan peristiwa tersebut dan menganggap persoalan telah selesai melalui tanggung jawab yang diberikan.
"Kami menerima dengan baik tanggung jawab yang diberikan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai," ujar Abdullah.
Kecelakaan yang melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX itu menyebabkan istri Muhammad Suryo, Anis Syarifah (41) meninggal dunia.
Sedangkan sang suami, S, kritis dan dirujuk ke RS Jogjakarta International Hospital (JIH).
Dua korban lainnya, Abdullah dan anaknya, Deva, yang mengendarai Jupiter MX harus menjalani perawatan medis di RSUD Wates, Kulon Progo.
(*)